Di Raudhah dan Saat Tawaf, Atika Doakan Madina Makin Sejahtera

Di Raudhah dan Saat Tawaf, Atika Doakan Madina Makin Sejahtera

Mekkah, StartNews — Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut Atika Azmi Utammi Nasution yang saat ini sedang melaksanakan umrah di tanah suci sengaja mendoakan kabupaten ini di dua tempat, yakni saat di Raudhah dan sewaktu melaksanakan tawaf.

Atika bermunajat kepada Allah Swt supaya masyarakat Madina makin sejahtera, maju dan dijauhi dari segala bencana, serta diberikan keberkahan. “Alhamdulillah saya berkesempatan secara khusus mendoakan Mandailing Natal di selala-sela melaksanakan umrah. Semoga doa doa saya makbul. Allah Swt izinkan daerah kita sejahtera dan maju,” kata wakil bupati melalui WhatsApp, Selasa (28/3/2023) petang.

Dia mengajak semua pihak lebih khusyuk dalam melaksanakan ibadah pada bulan Ramadan 1444 Hijriah agar kita mendapat keberkahan dari bulan suci ini. “Semoga kita bisa meningkatkan amal ibadah pada bulan suci Ramadan ini. Kita mampu mengisinya dengan ibadah yang khidmat. Jangan kita kotori dengan hal-hal yang dapat mengurangi nilai pahala ibadah kita, apalagi sampai berburuk sangka terhadap siapa pun,” katanya.

Wakil bupati mengatakan saat ibadah arbain atau melaksanakan salat wajib selama lima hari di Masjid Nabawi, Madinah, para jamaah, termasuk dia, selalu memanfaatkan kesempatan mengunjungi Raudhah yang berada di sekitar masjid tersebut.

Raudhah merupakan area yang selalu didatangi umat Islam untuk berdoa dan berziarah ke makam Rasulullah dan para sahabat. Raudhah adalah tempat yang mulia dan istimewa. Sebab di sinilah sekitar 1400 tahun lalu, Rasulullah SAW beribadah, salat, menerima wahyu, berdakwah dan juga tempat salat para sahabat. “Ini tempat berdoa yang makbul,” katanya.

Menurut Atika, sewaktu tawaf pun dia masih sempat berdoa untuk kesejahteraan dan kemajuan Madina. Tawaf merupakan aktifitas mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali yang merupakan salah satu rukun dalam rangkaian ibadah haji maupun umrah.

Tawaf menjadi penentu keabsahan ibadah, bahkan tidak bisa diganti dengan denda (dam) apabila jemaah haji atau umrah meninggalkan rukun ini. “Alhamdulillah. Semoga munajat saya diijiabah Allah Swt,” sebutnya.

Reporter: Rls

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...