menu Home chevron_right
Berita MadinaStart News

Dihantam Angin Puting Beliung, 1 Unit Pasar Klas 3 di Batahan Madina Ambruk

Ade | 31 Mei 2016

PANYABUNGAN (Start News) -  Akibat tingginya curah hujan disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal  belakangan ini mengakibatkan satu unit bangunan los pasar Klas 3 di pasar Batahan ambruk.

Akibatnya aktifitas  jual beli dipasar eks Kabupaten Tapanuli Selatan ini menjadi terkendala.

Kepala Dinas Perindag Kop UKM dan Pasar Madina, Drs. Lismulyadi Nst, MM melalui Kabid Pasar Ir.Mangatas Tua Nasution Selasa (31/5) menjawab Start FM mengatakan kejadian angin puting beliung yang terjadi  pada Minggu (29/5) sekira pukul 21.00 WIB telah mengambrukkan satu unit los di Pasar Batahan.

Mangatas mengatakan, dengan robohnya pasar tersebut saat ini telah menggangu aktifias para pedagang  yang melakukan aktifitasnya dipasar tersebut.

IMG_20160531_123652-1

Kejadian-kejadian seperti ini dikatakan Mangatas sering terjadi di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal, seperti  beberapa tahun yang lalu juga pernah terjadi badai dan angin kencang yang sempat mengakibatkan hancurnya rumah – rumah warga.

Meskipun pengelolaan pasar tersebut telah diserahkan  pengelolaannya kepada Pemerintah Kecamatan Batahan namun itu tetap menjadi perhatian pihaknya agar nantinya masyarakat dan pedagang jangan sempat terganggu aktifitasnya.

Sementara itu Camat Batahan P.Pohan yang dihubungi wartawan melalui selulernya membenarkan atas kejadian tersebut, dimana dikatakannya bahwa bangunan pasar Los Batahan roboh diterjang angin puting beliung pada Minggu, (29/5) kemarin.

Dijelaskannya, bangunan los pasar tersebut sangat urgen dan penting bagi masyarakat, sebab hanya ini satu – satunya pasar yang berfungsi di daerah itu, bahkan sering dijadikan oleh warga menjadi tempat pertemuan.

Reporter : Holik Mandailing

                                                                                                                                                                                                Admin Website : Musly Joss Start

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play