FKUB Provinsi Gelar Dialog Lintas Umat Beragama Di Madina

Panyabungan, StArtNews – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumatera Utara gelar Silaturrahmi dan Dialog Lintas Umat Beragama bertempat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal Panyabungan, Selasa (12/3).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua FKUB Sumatera Utara Dr. H. Maratua Simanjuntak, Taufiqurrahman, SH, MAP, Ketua FKUB Mandailing Natal Drs. H. Imron Rosadi, Wakapolres Mandailing Natal Kompol T. Bosar Pane, Kakankesbang Pol Pemkab Mandailing Natal, Kepala Kemenag Mandailing Natal yang diwakili  H. Ahamd Zainul Khobir, S. Ag, MM, Kasi/Penyelenggara Kemenag, Pimpinan Majelis Majelis Agama, Ormas Keagamaan, para tokoh agama serta pengurus FKUB Kabupaten Mandailing Natal.

Ketua FKUB Mandiling Natal Drs. H. Imron Rosadi dalam kesempatan itu menyampaikan kondisi keagamaan di  Kabupaten Mandailing Natal cukup kondusif dan rukun dalam bingkai  kebhinnekaan.

Sedangkan Wakpolres Mandailing Nata,  Kompol T. Bosar Pane pada kesempatan tersebut mengajak semua tokoh agama mengantisipasi potensi gangguan dan ancaman,  baik sebelum Pemilu dan pasca Pemilu.

“Peran tokoh agama sangat vital dalam mewujudkan Pileg dan Pilpres yang aman, damai, kondusif serta menghindari terjadinya gesekan dan benturan kepentingan. Kita satu bangsa, satu tanah air. Jangan sebarkan berita hoax. Kroscek dulu kebenaran  informasi yang didapat. Jangan langsung share, karena ini bisa menimbulkan potensi gangguan keamanan,” tegas T. Bosar Pane.

Bosar Pane juga  berharap kepada para pimpinan agama maupun tokoh agama  agar dapat membantu tugas Polri dalam mengawal, mengamankan pelaksanaan Pilpres dan pileg tahun 2019,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Kemenag Mandailing Natal, yang di wakili H. Ahmad Zainul Khobir Batubara berpesan kepada seluruh peserta dialog lintas umat beragama agar dapat memberi kesejukan dan kedamaian kepada masing-masing umat beragama. “Kepada seluruh tokoh agama agar dapat menyampaikan informasi yang benar dan dapat meredam dan menyejukkan para jamaahnya kalau ada hal hal yang mengganggu kerukunan umat beragama, terangnya.

Ketua FKUB Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Maratua Simanjuntak menekankan,  bahwa kerukunan adalah merupakan kunci kelanggengan Bangsa Indonesia.  FKUB punya tanggungjawab menjaga kondusifitas dan kelanggengan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perbedaan dan perselisihan yang berawal dari agama hendaknya dapat diselesaikan ditingkat paling rendah. Paling tidak,  cukup ditingkat Kabupaten kota. Jangan sampai masuk ke ranah hukum, tegas Maratua Simanjuntak.

 

Reporter : Lokot Husda Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi