Kemendagri Akan Tinjau Desa Sopo Sorik di Madina

Foto: Dinas PMD Madina bersama Muspika Kotanopan saat melakukan kunjungan ke Desa Sopo Sorik

Panyabungan, StArtNews-Kementerina Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) melalui u.p Direktorat Bina Pemerintahan Desa akan menurunkan tim untuk tinjauan lapangan guna verifikasi faktual keberadaan dan melihat langsung kondisi Desa Sopo Sorik di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal.

Hal tersebut sesuai dengan surat Kemendagri RI bernomor 141/8627/BPD tanggal 19 Desember 2019 kepada Gubernur Sumatra Utara terkait Perkembangan Desa Sopo Sorik.

Dalam surat tersebut Kemendagri juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Mandailing Natal yang telah melaporkan kondisi perkembangan Desa Soposorik di Kecamatan Kotanopan.

Kemudian Kemendagri meminta Gubernur agar memfasilitasi Bupati Madina untuk melakukan pembinaan, pelaksaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat dan pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan Desa Sopo Sorik.

Bupati Mandailing Natal, Drs. Dahlan Hasan Nasution melalui Kabag Humas dan Protokol, M. Wildan Nasution kepada wartawan, Rabu (22/01) menyebutkan, dalam surat tersebut Kemendagri akan melakukan tinjauan lapangan ke Desa Sopo Sorik dalam rangka verifikasi faktual keberadaan desa itu.

“Hal ini menyikapi pemberitaan mengenai Sopo Sorik selama ini, alhamdulillah Kemendagri akan melakukan kunjungan ke Madina dalam waktu dekat,” kata Wildan.

Sebelumnya Bupati Mandailing Natal menyurati Kemendagri terkait perkembangan Desa Soposorik Kecamatan Kotanopan. Dalam surat tersebut disebutkan desa tersebut sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Desa ini juga sudah teregistrasi dengan kode registrasi 12.13.08.2029 pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 56 tahun 2015 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 137 tahun 2017 tentang kode dan data wilayah administrasi pemerintah telah teregistrasi secara nasional.

Desa Soposorik telah ada sebelum Indonesia merdeka. Dahulunya desa ini berpenduduk banyak, akan tetapi minimnya infrastruktur seperti sarana prasarana peribadatan, pendidikan, listrik dan akses jalan menuju desa ini mengakibatkan berpindahnya beberapa masyarakat ke desa-desa tetangga atau desa lain yang masih satu wilayah dengan kecamatan yang ada di Mandailing Julu.

Reporter: Saima Putra

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi