KSU Mandailing Jaya Akan Bangun Rumah Produksi

Direktur SRI Rasyid Assaf Dongoran bersama pengurus KSU Kopi Mandailing Jaya melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah produksi kopi

Madina, StArtNews – Koperasi Serba Usaha (KSU) Kopi Mandailing Jaya akan membangun rumah produksi di Desa Habincaran, Kecamatan Ulupungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Pembangunan Rumah Produksi KSU Kopi Mandailing Jaya tersebut di tandai dengan peletakan batu pertama yang di lakukan oleh Tokoh Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Tabagsel Rasyid Assaf Dongoran yang saat ini kebetulan sebagai Wakil Bupati Tapsel, didampingi Dewan Pengawas dan pengurus KSU Kopi Mandailing Jaya, minggu (30/5/2021).

Di sela-sela tugas negara sebagai wakil bupati, Rasyid masih menyempatkan diri berkeliling di Tapsel dan Madina dalam memotivasi masyarakat dalam bidang ekonomi pertanian.

Rasyid berharap pembangunan rumah produksi koperasi ini meningkatkan dan mengembangkan produksi kopi, setelah kelahirannya pada tahun 2016 yang lalu.

“Setelah Rumah produksi ini selesai KSU kopi Mandailing Jaya memiliki daya serap yang lebih banyak terhadap hasil kopi petani, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh anggota dan para petani kopi arabika Mandailing Natal,”harapnya.

Seterusnya Rasyid menjelaskan bahwa fasilitas rumah produksi dan jemuran selama ini menjadi kendala daya serap KSU Kopi Mandailing Jaya.

“Jadi jika pembangunan ini semua selesai daya tampung KSU akan semakin banyak dan standart kualitas tetap terjaga” Ujar.

Sementara Andi Hakim ketua KSU Kopi Mandailing Jaya menjelaskan bahwa Rasyid Assaf Dongoran menginisiasi berdirinya koperasi ini ketika menjabat direktur NGO SRI beberapa tahun yang lalu melalui program lingkungan hidup yang didanai oleh TFCA Sumatera.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rasyid Assaf Dongoran dan TFCA Sumatera yang telah menginisiasi lahirnya koperasi dan tetap memberikan semangat kepada kami walaupun hari ini beliau disibukkan dengan urusan birokrasi sebagai wakil Bupati Tapanuli Selatan,”ucapnya.

Andi mengatakan pembangunan fasilitas rumah produksi ini dilakukan untuk pengembangan bisnis koperasi.

“Fasilitas kita selama ini terlalu kecil sehingga daya serap kita juga terlalu kecil jadi untuk meningkatkan daya serap kita terhadap gabah petani semua fasilitas harus di perluas dan permintaan kopi kepada Koperasi juga selama ini cukup tinggi, sehingga berdasarkan hasil musyawarah sebagai solusinya kita harus bagun Rumah produksi beserta fasilitas yang menyertainya seperti jemuran, gudang, ruang roastry, ruang packing serta Coffee shops,” ujarnya.

Andi menyampaikan akan mengupayakan pembangunan rumah produksi iji selesai pada pertengahan 2022.

 

Reporter: Saima Putra

Editor: Tim Redaksi StArtNews

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi