Macet dan Antrian Panjang Kembali Terjadi di Jalan Nasional Saba Pasir

Kotanopan, StArtNews- Macet dan antrian panjang kembali mewarnai jalan nasional jalur lintas tengah Sumatera Saba Pasir desa Sabadolok Kec. Kotanopan Kab. Mandailing Natal.  Kondisi ini disebabkan tanah timbun yang dipasang di badan jalan akibat putusnya jalur ini seminggu lalu licin dan labil.

Hujan yang terus mengguyur kawasan Kotanopan sekitarnya mulai Rabu malam menyebabkan tanah timbun di badan jalan membentuk parit kalau dilewati Truk bertonase tinggi. Beberapa kendaraan sempat tersangkut di badan jalan. Bukan itu saja, sebagian badan jalan menjadi turun.

Tersangkutnya  kendaraan membuat jalur ini menjadi macet dan terjadinya antrian panjang. Sebab, setiap kendaraan yang tersangkut di badan jalan, butuh waktu sekitar 10-15 menit untuk mengevakuasinya dengan ditarik alat berat yang ada di lokasi.

Pantauan StArtNews (Kamis/15) panjang antrian kendaraan yang antri baik dari arah Kotanopan dan Panyabungan mencapai satu kilometer. Walaupun petugas dari Polsek Kotanopan terjun langsung untuk mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka tutup,  namun kemacetan belum teratasi.

Macetnya jalur ini membuat anak sekolah ataupun PNS dan orang yang ingin bekerja sebagian memilih untuk berjalan kaki melewati jalur ini. Bahkan sebagian siswa Ponpes Darul Ulum Muara Mais dan Musthafawiyah Purba Baru tadi pagi memilih kembali pulang  ke rumah daripada berjalan kaki sekitar satu setengah kilometer untuk mendapatkan kendaraan.

Macetnya kembali jalur ini sangat menganggu aktivitas warga. Pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Nasional Wilayah II Medan dianggap terlalu lamban untuk memperbaiki jalur ini. Sudah hampir seminggu lebih, pihak Balai Besar Pelaksana Jalan dan Jembatan yang dilakukan hanya sebatas penimbunan, sedangkan untuk membangun dek atau bronjong di jalur yang putus ini belum dilaksanakan.

Sumber StArtNews di lokasi mengatakan, belum dipasangnya bronnjong atau dek penahan di jalur ini disebabkan bantalan atau alas untuk bronjong belum juga datang. Sedangkan di satu sisi, belum dipasangnya bronjong  penahan ini membuat jalur ini semakin rawan kecelakaan, sebab badan jalan sudah tergerus mencapai 70 meter.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jalan Lintas tengah Sumatera tepatnya di kawasan Saba Pasir, desa Sabadolok Kec. Kotanopan terputus total seminggu lalu. Kendaraan yang melintasi jalan ini tidak satupun yang bisa lewat karena badan jalan sepanjang 70 meter tergerus air sungai Batang Gadis.

Reporter : Lokot Husda

Editor : Odi Eserge

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi