menu Home chevron_right
Berita Sumut

Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

Redaksi | 7 Februari 2026

Padangsidimpuan, StartNews –Seorang pelajar berinisial ASN meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang mobil barang yang terparkir di badan Jalan Sutan Muhammad Arief, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Padangsidimpuan, Jumat (6/2/2026).

Kecelakaan bermula saat korban yang berboncengan dengan rekannya, APH, melaju dari arah Jalan Sutan Muhammad Arief menuju Sutan Soripada Mulia. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, motor merah dengan nomor polisi BB 5431 FS tersebut diduga dipacu dalam kecepatan tinggi sebelum akhirnya menghantam Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BB 8021 HE yang berhenti di sisi kiri jalan.

Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan AKP Jonni Silalahi mengungkapkan, benturan keras menyebabkan korban ASN mengalami luka serius di bagian wajah, dada, dan kepala hingga sempat dilarikan ke RSUD Kota Padangsidimpuan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

“Diduga karena melaju dengan kecepatan tinggi, pengendara sepeda motor kehilangan kendali, lalu menabrak bagian belakang sebelah kanan mobil barang Mitsubishi Colt Diesel yang sedang parkir di badan jalan sebelah kiri,” ujar AKP Jonni Silalahi dalam keterangan pada Sabtu (7/2/2026).

Selain menyoroti faktor kecepatan, pihak kepolisian juga memberikan peringatan terhadap praktik parkir sembarangan yang kerap memakan badan jalan. Keberadaan truk atau mobil barang yang berhenti di jalur utama dinilai berrisiko tinggi memicu kecelakaan tabrak belakang, terutama bagi pengendara yang kurang waspada.

AKP Jonni menegaskan keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan kedisiplinan pengemudi dan ketertiban pemilik kendaraan dalam memarkirkan kendaraannya.

Dia mengimbau masyarakat agar tidak memacu kendaraan secara berlebihan dan meminta pemilik kendaraan besar agar lebih bijak memilih lokasi berhenti sehingga tidak membahayakan nyawa orang lain.

“Jangan memacu kendaraan secara berlebihan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kami mengingatkan agar kendaraan tidak parkir sembarangan di badan jalan karena berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” tegas AKP Jonni.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh Sat Lantas Polres Padangsidimpuan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara rekan korban berinisial APH yang mengalami luka di bagian kepala masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Reporter: Lily Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play