Pemkab Madina Ikuti Advokasi Keamanan Pangan BPOM di Parapat

Pemkab Madina Ikuti Advokasi Keamanan Pangan BPOM di Parapat

Simalungun, StartNews – Pemerinta Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) mengirimkan utusan dari berbagai dinas, camat, dan kepala desa untuk mengikuti acara advokasi kegiatan intervensi keamanan pangan yang digelar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Hotel Inna Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara selama tiga hari, 22-24 Maret 2022.

Kegiatan tersebut diikuti peserta mewakili Setda Madina, Bappeda Madina, Disdik Madina, Dinas PMD Madina, Dinas PPKB-PPPA, Dinas Koperasi dan UKM Madina, Disperindag Madina, Dinkes Madina, DLH Madina, camat, kepala desa, tim keamanan pangan mewakili desa intervensi, dan perwakilan pasar intervensi.

Dalam paparan kegiatan intervensi keamanan pangan tersebut dibahas mengenai desa pangan aman, pasar aman dari bahan berbahaya, dan sekolah dengan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) aman.

Kepala Balai Besar POM Sumatera Utara di Medan, Martin Suhendri, memaparkan Pemda bersama BPOM sebagai instansi terdepan dalam pengawasan dan pembinaan pasar. Pemerintah tidak hanya dituntut menyukseskan program pengamanan pangan berbasis komunitas, tetapi juga berkewajiban dalam menyusun program keamanan pangan yang ada di pasar untuk menjawab kebutuhan dari daerah masing-masing.

Pemerintah juga berperan dalam pemenuhan asupan energi dan gizi anak usia sekolah, yang terdiri atas pangan siap saji, pangan olahan dari industri besar, dan pangan olahan industri rumah tangga. Juga berbagai bahan mikrobiologi fisik maupun kimia yang mungkin mencemari pangan jajanan, karena praktik keamanan pangan yang buruk dan lingkungan yang tercemar.

Oleh karena itu, pengawasan keamanan pangan jajanan dan pembinaan produsen penjaja pangan serta konsumen harus dilakukan secara holistik agar terjamin keamanannya sejak diproduksi hingga konsumsi.

Intervensi keamanan pangan jajanan anak sekolah bertujuan menjamin keamanan pangan yang dikonsumsi anak usia sekolah serta memastikan anak usia sekolah dan komunitas sekolah memiliki pengetahuan sikap dan perilaku keamanan yang baik, sehingga dapat melindungi dirinya dari pangan yang membahayakan kesehatan.

Reporter: Dian Lukman

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...