Pengolahan Pupuk Kompos di Mondan Butuh Perhatian Pemerintah

Hutabargot, StArtNews-Pengolahan pupuk kompos yang ada di Desa Mondan, Kecamatan Hutabargot, butuh perhatian pemerintah.

Pengolahan pupuk kompos ini sudah berjalan dalam enam bulan terakhir. Namun, belum bisa beroperasi secara maksimal. Pengolahan ini didirikan atas inisiatif Kelompok Tani Anggrek yang membuat pengajuan kepada pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan Gozali, anggota Poktan Anggrek, saat ditemui StArtNews di Desa Mondan pada Rabu (2/10).

“Mahalnya harga pupuk dan merosotnya ekonomi masyarakat membuat kami berinisiatif meminta bantuan pemerintah untuk bisa membuat pengolahan pupuk kompos,” jelasnya.

Ia mengungkapkan seyogianya pengolahan ini bisa menjadi alternatif menambah pendapatan petani, tapi terkendala pada biaya sehingga hasil pupuk olahan ini tidak maksimal.

Harga pupuk kompos ini cenderung lebih murah dan sangat baik untuk perkembangan dan pertumbuhan tanaman.

Gozali berharap ada perhatian dari Pemerintah Madina, dalam hal ini Dinas Pertanian dan Peternakan, sehingga nantinya pengolahan pupuk kompos ini bisa maksimal dan bisa dijual.

“Kalau ada perhatian dari pemerintah dan mau memberikan bantuan, kami yakin pengolahan ini akan bisa maksimal. Hasilnya bisa kita jual dan tentu akan meningkatkan hasil panen yang berujung pada perbaikan pendapatan masyarakat,” harap Gozali.

Reporter: Roy Adam

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi