Poktan Aek Maga Binaan PT SMGP Panen Perdana Cabai Merah

Lembah Sorik Marapi, StArtNews-Kelompok tani Aek Maga di Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merasa bersyukur karena di masa pandemi Covid-19 yang melanda setahun terakhir ini, kelompok tani tersebut sukses berkebun cabai.

Kelompok tani yang merupakan binaan perusahaan panas bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) itu berhasil memanen cabai seluas kurang lebih satu hektare yang dikelola 15 orang anggota.

Ketua Kelompok Tani Aek Maga, Khoirul Ashar kepada wartawan, Kamis (21/1) menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada PT SMGP atas bantuan dan pembinaan yang diberikan mulai dari tahap awal hingga masuk usia panen.

“Ini bantuan dari PT SMGP, kami hanya menyediakan lahan, selebihnya mulai dari bibit, mulsa, pupuk, sprayer, dan peralatan lainnya diberikan mereka. Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan, dalam seminggu kami bisa memetik 150 kilogram per orang. Tentu saja kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan SMGP atas kepeduliannya terhadap perekonomian warga,” ungkapnya.

Menurut Ashar, saat ini masih ada lahan kosong yang bisa diberdayakan untuk perluasan kebun cabai di desa tersebut. Harapannya Pemerintah Daerah bisa membantu warga untuk mengelola lahan kosong yang cocok untuk komoditi cabai merah.

“Masih ada lahan bekas persawahan milik warga yang tidak dipakai, ke depan kami akan perluasan lahan dan harapan kami pemerintah turut memperhatikan dan membantu kami, perkebunan cabai ini sangat membantu perekonomian warga,” katanya.

Terpisah, External Affair PT SMGP Krishna Handoyo didampingi Community Development, Muhammad Al-Khotib Nasution menyampaikan, PT SMGP berkomitmen membantu pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat terkhusus yang berada di wilayah kerja perusahaan.

“Ini bentuk komitmen dan tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat. Ada banyak kelompok yang kita bina, termasuk kelompok ternak. Harapan kita bantuan pembinaan yang diberikan bisa dilanjutkan produksi yang lebih besar. Kita berikan bantuan modal sesuai kebutuhan mereka. Setelah panen atau menghasilkan, harapan kita mereka bisa melanjutkan usahanya dan memperluas lahan garapan untuk komoditi pertanian,” kata Krishna dan Khotib Nasution.

Reporter: Putra Saima

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi