Hak Cipta @Redaksi

Rahmad Riski Daulay : Banyak Bangunan Fisik Pemda Mubazzir

Foto : Anggota DPRD Mandailing Natal Rahmad Riski Daulay.

Panyabungan, StArtNews – Realisasi Belanja Daerah Kabupaten Mandailing Natal untuk fisik terkesan banyak yang mubazzir, kondisi ini dinilai akibat kurangnya perencanaan dan kajian yang mendalam oleh Pemerintah. Hal ini dikatakan Anggota DPRD Mandailing Natal Rahmad Riski Daulay pada StArtNews Jum’at 18/07.

“Banyak bangunan fisik Pemerintah yang tidak termanfaatkan padahal sudah menelan biaya APBD ratusan juta rupiah, bahkan ada sebagian bangunan itu hanya bertahan beberapa bulan saja karena kualitas yang tidak bagus,” papar Rahmad Risky Daulay.

Contoh kecil tegasnya Pembangunan Pasar Karet di Desa Gunung Tua Parbondar, Kecamatan Panyabungan Kota. Sejak tahun 2009 bangunan tersebut tak pernah difungsikan, padahal pembangunannya menelan Anggaran Daerah, hal ini bisa jadi karena tidak adanya perencanaan yang matang dan Dinas terkait tidak pernah melakukan kajian terhadap letak bangunan yang cukup dekat dengan pemukiman penduduk

Selain itu katanya, banyak bangunan fisik lainnya yang cukup memprihatinkan kondisinya karena kelalaian Dinas dan Instansi saat melakukan pelelangan proyek dan kurangnya pengawasan.

“Harusnya Dinas terkait yang menangani masalah proyek pembangunan harus melihat secara benar kualifikasi perusahaan, karena kualifikasi perusahaan akan menentukan kualitas pekerjaan,” papar Rahmad Riski Daulay.

Rahmad Riski Daulay berharap pada Pemerintah agar lebih bijak dalam mengajukan Anggaran dan mengimplementasikan rencana yang matang sehingga bisa berdayaguna bagi masyarakat jangan malah sebaliknya.

Foto : Bangunan Pasar Karet di Desa Gunungtua Parbondar yang tak difungsikan.

Reporter : Hasmar Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...