menu Home chevron_right
Berita Sumut

Rem Blong, Truk Bermuatan Beras Tabrak Dua Mobil dan Rumah di Angkola Barat

Redaksi | 25 Juli 2025

Tapsel, StartNews – Truk bermuatan beras mengalami rem blong hingga menghantam dua mobil dan satu rumah di Desa Panobasan Dolok, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (24/7/2025). Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Korban luka-luka sudah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Batangtoru.

Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara melalui Kasat Lantas AKP Danil Saragi membenarkan kecelakaan tersebut. Dia  menjelaskan, insiden terjadi pukul 07.00 WIB. Saat itu, truk BK 8131 FM bermuatan beras yang dikemudikan Suharianto dengan kernet Andika datang dari arah Padangsidimpuan menuju Batangtoru.

Di Kilometer 12-13 Desa Panobasan Dolok, truk mengalami rem blong. Sopir berupaya mengendalikan laju truk agar tidak banyak korban tertabrak dan telah berulangkali membunyikan klakson.

Karena tidak terhindarkan lagi, truk akhirnya menabrak mobil Avanza di depannya dan terus mendorongnya hingga kandas dan menjebol dinding rumah warga di pinggir jalan raya. Truk kemudian terguling dan menghantam mobil pick up yang melintas dari arah berlawanan.

“Rem blong dan sopir hilang kendali hingga menabrak mobil Avanza BB 1239 LH yang dikemudikan Johan Siregar yang melaju searah di depan truk,” ujar Kasat Lantas Polres Tapsel AKP Danil Saragih.

Benturan keras membuat Avanza terseret ke sisi kiri jalan dan menghantam dinding rumah warga hingga jebol. Truk kemudian terguling dan menyenggol mobil pick up BH 8717 EM yang dikemudikan Imam Azhari Pane yang membawa beberapa penumpang.

Dalam insiden ini, sopir truk mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batangtoru. Penumpang mobil pick-up juga luka dan menjalani perawatan medis di rumah sakit yang sama.

“Semua kendaraan diamankan di Unit Gakkum Satlantas. Atas kejadian ini, kita mengimbau semua pengendara perjalanan jauh agar memeriksa kendaraan sebelum digunakan, terutama kendaraan besar yang mengangkut muatan berat,” pesan Kasat Lantas.

Reporter: Lily Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play