Sandiaga Uno Bongkar Rahasia Sukses Bisnisnya saat Krisis, Begini Kisahnya

Sandiaga Uno Bongkar Rahasia Sukses Bisnisnya saat Krisis, Begini Kisahnya

Sandiaga Salahuddin Uno. (FOTO: ISTIMEWA)

Jakarta, StartNews – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menceritakan perjalanan bisnisnya yang laris manis di saat krisis. Dia mengisahkan, 20 tahun yang lalu dia kehilangan pekerjaan, karena di-PHK saat krisis tahun 1997. Tapi, saat krisis itulah Sandiaga mendapatkan kesempatan memulai usaha kecil di bidang keuangan bersama dengan kedua temannya.

Alhamdulillah usaha kami setelah lebih dari 20 tahun, sekarang menjadi usaha yang stabil dan membuka lapangan kerja bagi 30 ribu karyawan di Indonesia,” kata Sandiaga saat menjadi keynote speaker dalam webinar ‘Sosialiasi Pajak dan UMKM Pekan Raya Perpajakan (PRPN) 2021’ secara daring di Jakarta, Rabu (14/7/2021).

“Sekarang saya bertugas di Kemenparekraf. Saya ingin membagikan inspirasi tersebut kepada seluruh masyarakat. Gunakan konsep laris manis bisnis saat krisis. Mari kita bergandengan tangan, saya yakin dengan UMKM yang maju, pajak akan semakin meningkat, dengan pajak semakin meningkat. Kita akan mampu menggerakkan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan insya Allah bangkit di saat sulit, menang melawan Covid-19, together pajak UMKM yes we can do it,” katanya.

Terkait materi webinar, Sandiaga optimistis sektor ekonomi kreatif mampu menjadi lokomotif pembangunan melalui sinergi antara artisan atau UMKM dengan perpajakan agar bisa memberikan kontribusi yang makin besar terhadap PDB, khususnya dari sektor perpajakan.

“Pelaku UMKM merupakan pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi bangsa, karena memberikan kontribusi sebesar 60 persen terhadap perekonomian nasional dan sektor perpajakan menyumbang sekitar 85 persen terhadap pembiayaan perekonomian di Indonesia,” paparnya.

“Oleh karenanya, saya meyakini jika ada sinergi antara pelaku UMKM dengan perpajakan, sektor ekonomi kreatif ini mampu menjadi lokomotif pembangunan bangsa,” imbuhnya.

Hal itu didasarkan pada Data Statistik Indikator Makro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang menunjukkan kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional terus meningkat dari Rp 526 triliun pada 2010 menjadi Rp 989 triliun pada 2017.

Sementara pada 2019, sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar Rp 1,105 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Hal ini menempatkan Indonesia pada posisi ketiga setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Walaupun pandemi Covid-19 membuat PDB ADHK ekonomi kreatif pada 2020 mengalami pertumbuhan minus 2,39 persen, tetapi subsektor seperti televisi, radio, aplikasi, dan game developer justru mengalami peningkatan.

“Ini merupakan peluang dari pelaku UMKM untuk menghadirkan produk kreatif dengan tranformasi digital. Tapi, jangan takut kena pajak, karena paradigma lama bahwa pajak itu sesuatu yang menakutkan sudah kita runtuhkan. Pajak ini kedepan akan menjadi sahabat kita dalam membangun bangsa. Jadi, kita harus mampu mengenal bagaimana caranya kita bisa memberikan kontribusi yang nyata,” katanya.

Sandiaga juga menjelaskan realokasi anggaran pemerintah dalam menangani Covid-19 pada pelaku UMKM tahun 2020 sebesar Rp 123,46 tiliun. Pelaku UMKM mendapat porsi yang cukup besar, karena pemerintah menyadari betapa penting dan strategisnya UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional. Selain itu, salah satu program PEN yang diberikan bagi pelaku UMKM adalah relaksasi perpajakan dan bantuan insentif pemerintah lainnya.

“Kita juga perlu melakukan check bagaimana efektivitas dan dampak relaksasi pajak tersebut terhadap UMKM. Analisis dengan benar, apa saja yang perlu kita teruskan, apa yang perlu kita perbaiki atau ada yang perlu kita tindaklanjuti. Oleh karena itu, mari kita berkolaborasi sektor perpajakan dan UMKM,” ujarnya.

“Saya meyakini bahwa jika ada kendala yang kita hadapi berkaitan dengan pembiayaan, ruang produksi, likuiditas, dan protokol kesehatan bisa kita atasi. Kuncinya, UMKM harus mampu berinovasi, beradapatasi, dan berkolaborasi,” lanjut Sandiaga.

Reporter: Rls/Sir

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi