Satu Warga Kotanopan Dinyatakan Positif Covid-19

Panyabungan.StArtNews– Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui gugus tugas penanganan Covid 19 Jumat (05/06) mengumumkan bahwa Pasien OTG inisial ARL 55 tahun asal Tangerang Banten yang berkunjung ke Desa Padang Bulan, Kecamatan Kota Nopan yang dirawat di Rumah Sakit Martha Friska Medan dipastikan Positif Covid-19 dari hasil swab test. Surat pernyataan hasil test tersebut dikirim pada Kamis malam dan diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal.

Ketua Gugus Tugas Covid 19 Mandailing Natal; Drs.Dahlan Hasan Nasution didampingi Kadis Kominfo; Sahnan Pasaribu, Kadis Kesehatan; dr. Syarifuddin Nasution pada StArtNews mengatakan setelah diterima surat Hasil Test Swab dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara pada Kamis malam, tim langsung melakukan isolasi terhadap keluarga terinfeksi Covid-19 di Desa Padang Bulan, dan di Desa Tamiang, Kotanopan dengan dibantu TNI dan Polri.

Hari ini kata Dahlan Hasan Nasition, petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Mandailing Natal melakukan rapid test terhadap 104 orang lebih yang diduga melakukan kontak langsung dengan korban. Pelaksanaan rapid test sendiri berlangsung di Puskesmas setempat.

Hasil rapid test terhadap orang yang diduga hubungan kontak dengan korban nanti akan menjadi acuan bagi Tim Gugus Tugas sejauh mana perkembangan virus ini di wilayah tersebut.

“Selain warga, Tim Kesehatan yang memeriksa korban saat sebelum dirujuk ke Medan juga sudah dilakukan tes dan hasilnya Negatif,” papar Drs. Dahlan Hasan Nasution yang juga Bupati Mandailing Natal.

Bupati Mandailing Natal mnegaskan segala kekuatan tim akan dikerahkan dengan mengaktifkan terus posko kesehatan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa, pasien asal Padang Bulan Kotanopan ini sebelumnya melakukan perjalanan dari Tangerang, Banten menuju Mandailing Natal untuk melihat orang tuanya yang meninggal dunia. Setelah seminggu berada di kampung halaman, pasien berencana untuk pulang ke Tanggerang dan mengambil surat kesehatan di Puskesmas Kotanopan sebagai persyaratan perjalanan. Saat dilakukan rapid test, hasilnya reaktif, sehingga status pasien jadi OTG atau Orang Tanpa Gejala dan dirawat di RSU Panyabungan.

Setelah beberapa hari berada di RSU Panyabungan, pasien dirujuk ke RSU Martha Friska Medan dan dilakukan swab test. Hasil test menunjukkan pasien positif Covid-19.

Selain itu, keluarga pasien sebanyak 9 orang juga dilakukan rapid test dengan hasil negatif. Namun, tetap disarankan untuk isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Tim gugus tugas juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan di rumah-rumah penduduk sekitar.

Sebagai informasi, selain inisial ARL warga Kotanopan, ada dua orang lagi yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test yakni MW 19 tahun warga desa Manyabar Jae, kemudian OMN, warga Gunung Barani (33 tahun). Keduanya saat ini sedang dirawat di RSU Panyabungan dan akan dirujuk ke RSU Martha Friska Medan.

Tim Redaksi StArtNews

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

4 comments

  1. Nda yakin au i

  2. BAHAYA INI ENTAR ORANG DEMAM BIASA PILEK,BATUK KRNA PAKTOR CUACA KENA TEST DI ANGGAP JUGA TERTULAR COVID 19, WARGA JADI RESAH INI KALO GINI, INI PENDAPAT SAYA TIDAK ADA MKSD / NIAT YANG LAIN TIDAK HANYA INGIN BERKOMENTAR TETANG BERITA INI #WASSALAM

  3. Saya sangat nenghargai berita yang ada, bagai mana mungkin saya berini mengatakan ini tidak mungkin sedangkan saya bukan tim medis yang ikut memeriksa, saya sebagai manusia yang lemah lebih baik menjaga diri dan waspada.

  4. Atcit ulu

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi