Tak Jadi Nyalon Bupati, H. Mustafa Bakri Dukung Sofwad Jadi Bupati

H.Mustafa Bakri Nasution bersama Bacalon Bupati Madina Brigjen TNI ( purn )M.Sofwad Nasution saat melakukan pertemua.

Panyabungan.StArtNews– Teka-teki mengenai maju tidaknya H. Mustafa Bakri pada Pilkada 2020 terjawab sudah. Pimpinan Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Mandailing Natal (Madina), Sumut, itu telah memutuskan tidak ikut bertarung pada pemilihan bupati Madina tahun depan.

Selain dipastikan tidak maju sebagai balon (bakal calon) bupati Madina, ia juga telah mutuskan ikut mendukung penuh pencalonan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution dalam Pilkada Madina, yang dijadwalkan dilaksanakan September 2020.

“Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan terhadap saya agar maju pada pilkada Madina. Tetapi, setelah saya istikharah dan meminta pendapat banyak pihak, terutama pihak keluarga, saya putuskan tidak ikut jadi calon bupati,” kata Mustafa Bakri.

Mudir Musthafawiyah itu menyatakan hal itu ketika menerima silaturrahmi Sofwat Nasution di kediamannya di Medan, Sabtu malam (23/11). Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 22.00 hingga Minggu (24/11), sekitar pukul 02.00, berlangsung akrab serta penuh kekeluargaan.

Keduanya sempat bercerita mengenai hubungan keluarga, kekerabatan, kondisi Madina masa kini, dan pilkada yang diselenggarakan September 2020.

Menurut Mustafa Bakri, selama melaksanakan umrah beberapa waktu lalu, ia baru pulang ke tanah air, Selasa (19/11), sudah minta petunjuk dari Allah Swt, dan meminta pendapat dari para alumni Musthafawiyah yang ada di Mekkah. Ternasuk di antara mereka ada yang sudah berdomisili di tanah suci 30 sampai 40 tahun.

“Pertama setelah istikharah saya memutuskan tidak maju pilkada. Kedua, para alumni senior Musthafawiyah itu berharap dan memberikan saran agar saya lebih fokus dalam melakukan pembinaan dan memajukan pondok pesantren. Mereka menaruh harapan agar ke depan Musthafawiyah lebih maju dan berkembang,” katanya.

Suara serupa juga juga datang dari para ulama, alumni, ustaz, dan tokoh-tokoh yang ada di Madina.

“Mereka menyatakan sangat mencintai saya, dan berharap saya jangan ikut pilkada demi masa depan Mustahawiyah,” sebutnya.

“Karena itu, saya mohon pengertian dari pihak-pihak yang mengharapkan saya maju pilkada Madina. Ini keputusan final, dan saya memutuskan bergabung dan mendukung pencalonan Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution demi kebaikan dan membangkitkan kembali marwah kabupaten yang kita cintai ini,” kata Mustafa Bakri.

Ia juga mengajak semua pihak yang selama ini mendukungnya untuk ikut bersama-sama mendukung pencalonan Sofwat Nasution.

“Mendukung saya sama dengan mendukung Sofwat Nasution. Dia aset kita untuk memperbaiki Madina agar lebih baik dan sejahtera,” katanya.

Menanggapi pernyataan Mustafa Bakri, M. Sofwat Nasution menyampaikan terima kasih dan ia siap bekerja sama dengan keluarga besar Musthafawiyah dan semua elemen masyarakat untuk memajukan Madina.

“Semoga putusan Bang Mustafa Bakri yag terbaik bagi kita semua,” katanya.

Tim Redaksi StArtNews

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi