Tan Gozali: Kalau Tidak Ada Jaminan Keselamatan Warga, Tutup Saja PT SMGP

Panyabungan, StArtNews-Ketua KNPI Mandailing Natal (Madina), Tan Gozali kembali mengkritik pengoperasian kembali PT Sorik Marapi Gheothermal Power (SMGP).

Menurutnya, peristiwa yang merenggut lima nyawa dan puluhan lainnya terpaksa dilarikan ke RSU Panyabungan untuk mendapatkan perawatan insentif harus tuntas terlebih dahulu secara hukum.

Terbukti kata Tan, perusahaan sudah ugal- ugalan dan hanya mengejar keuntungan tanpa melihat dampak lingkungan dan kondisi psikis masyrakat sekitarnya.

“Ini kasus terbesar dalam ruang lingkup PLTP yang katanya ramah lingkungan. Meski perdamaian telah disepakati, untuk persoalan kompensasi kepada korban luka yang pernah dirawat Rumah Sakit itu juga nyatanya belum semuanya dituntaskan oleh SMGP,” kata Tan dalam keterangan yang diterima wartawan, Senin (8/3).

Selain itu sebut Tan, permohonan warga kepada pihak perusahaan untuk mengganti kerugian masyarakat selama 20 hari, diakibatkan tidak bisa melakukan aktivitas juga belum disahuti oleh perusahaan hingga sekarang.

Ia menilai, jaminan keselamatan masyarakat lebih urgen dan mutlak dipenuhi perusahaan ketimbang mengejar keuntungan dengan kembali beroperasi. Tan bahkan menegaskan lebih baik perusahaaan tersebut di tutup saja.

“Sangat kita sayangkan, sampai saat ini kita lihat perusahaan belum bisa  memberikan jaminan keselamatan warga yang bermukim di sekitar SMGP, akan tetapi izin beraktivas kembali sudah terbit. Karena nyawa warga lah yang penting dari pada investasi perusahaan,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menjamin keselamatan warga harus ada surat perjanjian antara perusahaan, pemerintah dan warga sehingga kejadian serupa tidak terulang.

“Warga pun tidak ingin mati konyol. Jadi, kalau belum ada perjanjin tertulis saya kira lebih baik pihak management SMGP berpikir untuk menutup aktivitasnya atau pindah lokasi ke tempat yang jauh dari aktivitas warga,” tutupnya.

Ia menekankan, warga yang berada di sekitar WKP tidak akan berhenti melakukan pembelaan terhadap hak dan upaya mencari keadilan secara hukum karena hingga saat ini masih banyak masyarakat yang trauma.

Reporter: Hasmar Lubis

Editor: Roy Adam

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi