Update Covid-19 di Madina: ODP 766, PDP 1 Orang

Foto: Update Data PETA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Madina per Sabtu (28/3).

Panyabungan, StArtNews-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Kabupaten Mandaling Natal (Madina) merilis kembali data terkini terkait Virus Covid-19 di Kabupaten Madina.

Dari data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Madina, pada Sabtu (28/3) pukul 15.00 WIB, Orang Dalam Pemantuan (ODP) sebanyak 766 orang, sementara pasien dalam pengawasan (PDP) satu orang.

“Dari data 766 orang ODP ini sebanyak 681 orang dinyatakan sehat, sedangkan gejala klinis seperti demam, pilek dan batuk sebanyak 84,” sebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mandailing  Natal, Drs. Sahnan Pasaribu kepada wartawan.

Sahnan melanjutkan, satu orang sudah ditetapkan sebagai PDP dan sudah dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Medan karena di Madina tidak ada rumah sakit yang ditunjuk pemerintah untuk  menangani Covid-19.

Untuk memutus mata rantai penyebaran, Gugus Tugas Covid-19 Madina berharap masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah.

“Pemutusan penyebaran virus ini, masyarakat harus mendukung kebijakan pemerintah dengan menjauhi keramaian serta menjaga jarak antar individu atau physical distancing. Mari meningkatkan kebersihan dengan melakukan cuci tangan,” ajak Sahnan.

Sahnan meminta masyarakat untuk tidak panik dan tetap berada di dalam rumah. Masyarakat diimbau meninggalkan rumah jika hanya ada urusan yang benar-benar penting.

Pemerintah Madina bersama TNI/Polri telah melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemutasan penyebaran Virus Covid-19 seperti penyemprotan disinfektan, pemeriksaan di perbatasan Madina dan melakukan pendataan bagi warga yang baru datang dari daerah yang terpapar Covid-19.

Hingga kini, belum ada kasus pasien positif terjangkit Covid-19 di Kabupaten Madina.

Reporter: Saima Putra

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi