menu Home chevron_right
Berita Sumut

17 Kabupaten/Kota di Sumut Diterjang Asap, Pengendara Diminta Ekstra Waspada

Redaksi | 15 September 2026

Panyabungan, StartNews – Kualitas udara dan jarak pandang di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengalami penurunan signifikan akibat sebaran kabut asap yang meluas sejak Senin (14/9/2026).

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memantau fenomena ini terjadi di 17 kabupaten dan kota, meliputi area Labuhanbatu Raya, Tapanuli Raya, hingga kawasan pesisir seperti Sibolga dan Asahan.

Gerakan asap yang mengarah ke barat laut ini dipicu oleh pola angin yang bertiup dari arah tenggara, memicu penurunan jarak pandang mendadak hingga tersisa satu kilometer di beberapa lokasi.

Hasil pengamatan dari Stasiun Meteorologi Silangit dan Stasiun Meteorologi Aek Godang mencatat jarak pandang berada di kisaran 1 hingga 4 kilometer akibat penumpukan kabut asap.

Meski konsentrasi partikel udara PM2.5 masih bertahan dalam kategori sedang, potensi bahaya kecelakaan lalu lintas meningkat drastis. Fenomena ini diperparah oleh munculnya titik panas di wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara sehari sebelumnya.

Atas kondisi ini, BBMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, menjaga jarak aman, dan mengenakan masker.  Kepala daerah juga diminta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri guna mengantisipasi dampak yang lebih luas.

Merespons ancaman kebakaran hutan dan lahan yang menjadi pemicu utama, potensi bencana ini membutuhkan aksi dari tingkat tapak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal (Madina) Mukhsin Nasution menegaskan pentingnya peran aktif warga dalam mencegah munculnya titik api baru.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar, tidak meninggalkan sampah yang dibakar sampai benar-benar padam, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan,” kata Mukhsin pada Senin (14/9/2026).

Dia mengatakan kesadaran kolektif merupakan kunci memutus rantai bencana asap ini. “Kita jaga alam, alam jaga kita. Bencana alam tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Reporter: Antara

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play