menu Home chevron_right
Berita Madina

Kembangkan Usaha, PT SMGP Konsolidasi dengan Pelaku UMKM di Madina

Redaksi | 16 Juli 2025

Panyabungan, StartNews – Manajemen PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) menggelar konsolidasi pengembangan produk bersama pelaku UMKM yang berada di wilayah kerja perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi ini di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (15/7/2025)

Kegiatan itu dihadiri Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP Ali Sahid bersama Koordinator Community Development Ngalim. Hadir juga tiga camat di WKP PT SMGP, yakni Camat Puncak Sorik Marapi Yanjahuddin, Camat Lembah Sorik Marapi Paryati Daulay, dan Camat Panyabungan Selatan Elli Mutiara. Juga dihadiri para kelompok UMKM binaan PT SMGP.

Dalam arahannya, Ali Sahid menjelaskan konsep membangun dan memgembangkan usaha yang sering disebut kokodifo, yaitu komitmen, konsisten, disiplin, dan fokus.

Ali Sahid bercerita pengalamannya selama 32 tahun bekerja di perusahaan geothermal, termasuk pernah menduduki jabatan CSR yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat. Mulai dari mengawali survei potensi bahan lokal, pembentukan kelompok, program, memberikan bantuan modal, pendampingan, pemasaran hingga banyak pelaku UMKM yang dibina menjadi pengusaha lokal yang mandiri dengan omzet yang cukup besar.

“Kuncinya ada sama kemauan dan kerja keras kita. Tantangan dalam setiap usaha sudah pasti. Oleh karena itu, semua anggota kelompok harus bekerja sama, harus kompak, sehingga tantangan itu bisa kita hadapi bersama. Komitmen PT SMGP dari awal adalah bisa tumbuh dan berkembang bersama masyarakat secara berkelanjutan,” kata Ali Sahid.

Dia menyebut PT SMGP memiliki lima pilar program pemberdayaan yang saat ini dijalankan, yaitu ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan sosial budaya.

Sementara Ngalim menambahkan, PT SMGP telah membentuk 37 kelompok usaha dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kelompok usaha UMKM yang memanfaatkan hasil bahan lokal seperti produksi keripik, kopi, madu, dan gula aren.

Ngalim menjelaskan, secara keseluruhan kelompok UMKM ini telah berhasil tumbuh dan berkembang sekitar 76 persen.

“Secara keseluruhan kita mencapai keberhasilan sekitar 70 persen. Di sisi lain, ada beberapa produk yang perlu kita lebih konsentrasi lagi untuk pengembangannya,” kata Ngalim

Dia mengatakan produk UMKM kelompok binaan PT SMGP mulai dikenal pasar luas. PT SMGP, kata Ngalim, telah berupaya memasarkan produk di berbagai tempat seperti pada bazar IIGCE (Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition)

“Produk kita sudah mulai dikenal luas. Ini juga menjadi tantangan bagi kita agar bisa menjaga kualitas dan kontinuitas produk. Kalau kita tidak konsisten, maka produk kita bisa terancam. Misalnya, citarasa berubah atau produksi tidak konsisten. Oleh karena itu, kerja sama tim sangat diperlukan, karena kita menginginkan produk UMKM kita ini bertahan dan berkelanjutan, sehingga cita-cita menumbuhkan ekonomi masyarakat dapat tercapai,” ungkapnya.

Sementara Camat Lembah Sorik Marapi Paryati Daulay mewakili tiga camat menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan PT SMGP kepada masyarakat di tiga kecamatan itu.

“Program pemberdayaan masyarakat PT SMGP telah terbukti membawa pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah kerja perusahaan. Kami harap para kelompok dan pelaku UMKM ini bisa berkembang, karena UMKM ini juga salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Madina. Maka, kami meminta masyarakat pelaku usaha agar tetap kompak dalam mengatasi tantangan usaha. Kami dari pemerintah siap membantu dan bekerja sama dengan perusahaan agar ekonomi masyarakat kita semakin berkembang,” katanya.

Reporter: Rls

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play