Respon Keluhan Warga, Bupati Madina Fungsikan Ruang Sterilisasi RSUD Panyabungan Jadi Musala Sementara
Panyabungan, StartNews – Merespons keluhan warga dan tokoh agama terkait minimnya fasilitas ibadah, Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengambil langkah cepat dengan mengalihfungsikan sementara ruang sterilisasi di RSUD Panyabungan menjadi tempat salat.
Keputusan ini diambil saat Saipullah meninjau langsung kondisi rumah sakit didampingi Pj Sekda Sahnan Pasaribu, Senin (5/1/2026).
Langkah darurat ini dipilih sebagai solusi instan daripada membangun musala kayu sementara sembari menunggu pembangunan masjid permanen sesuai layout utama RSUD.
“Banyak pengunjung dan ustaz mengeluh sulit salat. Sambil menyiapkan bangunan permanen, ruangan sterilisasi alat yang belum terpakai kita manfaatkan dulu untuk jamaah laki-laki dan perempuan,” ujar Saipullah.
Selain urusan fasilitas ibadah, kunjungan ini mengungkap tiga poin penting terkait masa depan pelayanan kesehatan di Madina.
Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan memastikan RSUD segera bertransformasi menjadi pusat layanan canggih. Alat-alat medis strategis seperti Cathlab (jantung), CT Scan, Mamografi, dan Endoskopi dari Kemenkes RI dijadwalkan tiba tahun ini.
“Alat Cathlab saat ini sudah dalam proses pengiriman ke daerah,” ungkap dr. Rusli.
Sementara Saipullah mengungkapkan fakta bahwa tingkat hunian (BOR) RSUD Panyabungan saat ini telah mencapai 90 hingga 100 persen. Kondisi yang hampir selalu penuh ini memicu pemerintah daerah untuk segera mencari skema pengembangan gedung, baik melalui bantuan pusat maupun kemitraan swasta/BUMN.
Selain itu, Pihak vendor diminta segera membenahi Ruang Sterilisasi Penyiapan Air (RO) sesuai standar Kemenkes. Perbaikan ini menjadi syarat mutlak agar layanan cuci darah di RSUD Panyabungan bisa segera beroperasi secara penuh bagi masyarakat.
Saipullah menegaskan kedepan, fokus Pemkab Madina tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan SDM, termasuk beasiswa dokter spesialis. Hal ini sejalan dengan kebijakan baru Kementerian Kesehatan yang memprioritaskan kualitas tenaga medis di samping penyediaan alat dasar.
Reporter: Fadli Mustafid

Comments
This post currently has no comments.