menu Home chevron_right
Berita MadinaSikap Redaksi

Pelantikan PPPK-PW Madina, SK di Tangan Bukan Berarti Aman

Redaksi | 30 Januari 2026

PEMANDANGAN di Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, pada Kamis (29/1/2026) pagi bukan sekadar seremoni baris-berbaris berbaju putih-hitam. Pelantikan 3.990 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) merupakan mobilisasi besar-besaran “darah baru” ke jantung birokrasi Bumi Gordang Sambilan.

Namun, di balik riuh rendah ucapan selamat, terselip pesan dingin nan tegas dari Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution, yang menyebutkan status ASN bukanlah jaminan keamanan jika bekerja tanpa integritas.

Sudah menjadi rahasia umum dalam paradigma lama, menjadi aparatur pemerintah sering dianggap sebagai pencapaian zona nyaman permanen. Begitu SK di tangan, kinerja sering kali dikhawatirkan melandai.

Bupati Saipullah secara cerdik langsung memutus urat malas tersebut tepat pada hari pertama mereka menjabat. Bupati menegaskan pemerintah tidak akan segan mencabut status pegawai yang melanggar aturan.

Penegasan itu merupakan peringatan dini agar ribuan personel baru ini menyadari bahwa mereka pelayan publik, bukan penguasa meja kantor.

Satu hal yang patut diapresiasi dari perhelatan ini, yakni penerapan metode pelantikan hybrid yang mencerminkan modernisasi birokrasi. Dengan mengizinkan pegawai dari kecamatan jauh mengikuti prosesi via siaran langsung, Pemerintah Kabupaten Madina telah menunjukkan efisiensi logistik sekaligus empati terhadap beban biaya transportasi pegawai.

Langkah itu sekaligus menjadi sinyal awal bahwa para aparatur baru ini harus siap beradaptasi dengan ekosistem kerja digital yang serba cepat.

Kini, tantangan besar berada di pundak Pemerintah Kabupaten Madina untuk memastikan penambahan kuantitas pegawai ini berbanding lurus dengan kualitas pelayanan di lapangan.

Kita tentu menantikan perubahan nyata, mulai dari pelayanan kesehatan yang lebih sigap hingga administrasi kependudukan yang lebih ringkas.

Janji bupati untuk melakukan pemantauan kinerja secara berkala harus benar-benar diwujudkan secara transparan agar ribuan tenaga teknis, kesehatan, dan pendidikan ini tidak sekadar menjadi angka dalam statistik, tetapi menjadi energi baru yang menggerakkan kemajuan daerah.

Selamat bekerja bagi para PPPK-PW yang baru dilantik. Ingatlah bahwa SK yang Anda pegang adalah amanah yang dibayar oleh pajak rakyat, sehingga integritas harus menjadi benteng terakhir dalam menjalankan tugas.

Tanpa dedikasi dan profesionalisme, seragam kemeja putih yang dikenakan hari pelantikan hanya akan menjadi kostum tanpa makna di mata masyarakat. (*)

Penulis: Saparuddin Siregar | Pemimpin Redaksi StartNews.co.id

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play