Tim Jibom Gegana Ledakkan Granat Militer di Padangsidimpuan
Tim Jibom Gegana berhasil memusnahkan granat militer aktif di Desa Bargotopong, Padangsidimpuan. Simak kronologi peledakan terkendali demi keamanan warga di sini.
Padangsidimpuan, StartNews – Aksi sigap Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Pematang Siantar mengeliminasi ancaman ledakan di tengah pemukiman warga Desa Bargotopong, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Jumat (13/2/2025). Sebuah granat militer aktif yang ditemukan warga berhasil dijinakkan melalui prosedur peledakan terkendali atau disposal untuk memastikan keselamatan publik di wilayah itu.
Peristiwa ini bermula saat warga setempat dikejutkan dengan penemuan benda logam mencurigakan yang terkubur, yang kemudian diidentifikasi sebagai bahan peledak jenis granat.
Menanggapi laporan masyarakat, aparat kepolisian berkoordinasi dengan Tim Jibom untuk melakukan sterilisasi radius bahaya. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada aktivitas warga yang mendekat saat proses identifikasi dan evakuasi berlangsung.
Setiba di lokasi, Tim Jibom mengamankan benda tersebut dan membawanya ke area terbuka di Desa Bargotopong yang jauh dari pemukiman untuk dilakukan pemusnahan. Proses disposal dilakukan dengan standar operasional prosedur yang ketat agar dampak ledakan tidak merusak lingkungan sekitar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, granat tersebut hancur terurai sempurna tanpa menyisakan material berbahaya.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna menegaskan, tindakan ini merupakan upaya preventif untuk melindungi nyawa warga dari potensi ledakan yang bisa terjadi kapan saja. Dia mengapresiasi keberanian warga melapor daripada menangani benda tersebut secara mandiri.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan benda yang mencurigakan dan berpotensi membahayakan,” ujar AKBP Wira Prayatna.
Hingga saat ini, situasi di Desa Bargotopong kembali kondusif dan dipastikan aman dari sisa-sisa bahan peledak.
Pihak kepolisian juga melakukan penyisiran di area sekitar guna memastikan tidak ada benda serupa yang masih tertimbun di lokasi penemuan awal.
Reporter: Lily Lubis

Comments
This post currently has no comments.