menu Home chevron_right
Berita Madina

RSUD Panyabungan Bersiap Layani CT Scan 64 Slice dan Ring Jantung

Redaksi | 6 Maret 2026

RSUD Panyabungan segera mengoperasikan CT Scan 64 Slice dan Cath Lab jantung. Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi memastikan warga Tabagsel tak perlu lagi berobat jauh.

Panyabungan, StartNews – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meninjau kesiapan instalasi perangkat CT Scan terbaru di RSUD Panyabungan, Kamis (4/3/2026). Kehadiran teknologi ini menandai babak baru dalam standar diagnosa penyakit di kabupaten ini, mengingat alat yang sedang dipasang memiliki spesifikasi jauh di atas teknologi sebelumnya.

Pemerintah Kabupaten Madina tengah memoderenisasi fasilitas kesehatan di RSUD Panyabungan agar masyarakat di wilayah Tapanuli bagian selatan (Tabagsel) tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar kota demi mendapatkan penanganan medis spesialis yang kritis.

Saat peninjauan itu, Atika mengatakan peningkatan dari CT Scan 16 slice menjadi 64 slice akan membawa perubahan pada akurasi diagnosa dokter. Dengan teknologi 64 slice, kata dia, hasil pencitraan tubuh pasien akan jauh lebih jelas dan akurat, sehingga memudahkan tenaga medis dalam mendiagnosis penyakit secara tepat.

Selain fokus pada alat diagnosa, RSUD Panyabungan juga melakukan terobosan dengan membangun ruang Catheterization Laboratory atau Cath Lab. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat penanganan jantung pertama di wilayah Tabagsel yang mampu melakukan tindakan pemasangan ring jantung bagi pasien dengan penyumbatan pembuluh darah.

Atika mengungkapkan, fasilitas Cath Lab tersebut direncanakan dapat beroperasi sepenuhnya pada tengah tahun ini. Saat ini pemasangan alat sudah dilakukan dan kini memasuki tahap serah terima, pengurusan perizinan, serta pelatihan ulang bagi tenaga medis untuk memastikan keamanan operasional.

Modernisasi ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi kendala geografis yang selama ini dihadapi masyarakat Madina.

Atika mengatakan layanan ini akan menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah Tabagsel yang selama ini harus dirujuk dengan jarak tempuh yang lebih jauh dibandingkan ke Madina untuk penanganan jantung.

Meski optimis dengan kemajuan fisik rumah sakit, wakil bupati dua periode ini juga bersikap realistis terhadap tantangan di lapangan. Atika menyampaikan permohonan maaf apabila saat ini pelayanan belum maksimal, karena keterbatasan sarana-prasarana yang dalam masa transisi pengembangan, serta tingginya volume pasien yang harus ditangani setiap harinya.

Kehadiran perangkat canggih ini pun dipastikan akan didukung oleh sumber daya manusia yang mumpuni. Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan mengatakan pihaknya tidak hanya sekadar membeli alat, tetapi juga telah berinvestasi pada peningkatan kapasitas staf medis.

Rusli menyatakan tenaga medis yang dikirim untuk menempuh pendidikan khusus telah kembali dan siap bertugas mengoperasikan fasilitas baru tersebut. Dengan sinkronisasi antara alat mutakhir dan tenaga ahli, RSUD Panyabungan akan dapat memberikan layanan kesehatan berkualitas secara mandiri pada masa depan.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play