Budidaya Belatung, Ceruk Bisnis yang Menjanjikan

FOTO: DOK BARANTAN

Palembang, StartNews.com – Banyak orang merasa geli dan jijik jika mendengar kata ulat atau belatung. Pasalnya, binatang ini dianggap jorok, bau, dan sumber penyakit. Namun, belatung dari larva Black Soldier Fly (BSF) ini boleh dibilang berbeda.

Sebab, dalam tubuh BSF mengandung zat antibiotik alami, sehingga tidak membawa agen penyakit, kaya protein hewani, dan memiliki manfaat dari minyak, tepung, dan rendah materialnya.

Namun, di tangan Edo, budidaya maggot ini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. “Perawatannya mudah menggunakan limbah organik. Untuk media bisa sisa-sisa limbah restoran, sawit, dan tidak memerlukan teknik khusus, panennya cepat, 10 -14 hari, ” tutur pemuda asal Sumatera Selatan ini.

“Karantina Pertanian Palembang saat ini terus menggali potensi komoditas pertanian baru yang unggul secara kualitas dan kuantitas serta dapat diekspor ke negara lain. Salah satunya maggot, yang sangat menarik karena budidaya mudah dan sangat potensial,” kata Kepala Karantina Pertanian Palembang Hafni Zahara.

Guna mencapai target ekspor maggot ke Singapura, saat ini terus didorong dan dibimbing baik administrasi dan teknis agar mencapai standar persyaratan sesuai negara tujuan.

Semangat generasi muda milenial seperti Edo, tentu menjadi aset bangsa dalam membangun dan mengembangkan ilmunya dalam inovasi komoditas pertanian berstandar ekspor.

“Kontinuitas dalam pengawalan dan bimbingan para calon pelaku ekspor sangat diharapkan dan kami siap sukseskan program Gratieks Kementan,” ujar Husni, manajer GOL selaku perusahaan pengelolaan maggot.

Reporter: Rls

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi