Dugaan Illegal Logging Masuk Tahap Penyelidikan, Azwar: Tidak Masalah

Puncak Sorik Marapi, StArtNews-Kepala Desa Huta Lombang, Kecamatan Puncak Sorik Marapi resmi menjadi terlapor dan kini masuk tahap peyelidikan Satreskim Polres Madina terkait dugaan melakukan praktek ilegal loging di wilayah Taman Nasional Batang Gadis (TNBG).

Sebelumnya, Samsuddin Nasution, Ketua FKI-I Madina sebagai pelapor, melaporkan kasus dugaan keterlibatan oknum kepala desa tersebut ke Polres Madina pada 8 Februari 2021 lalu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Huta Lombang, Azwar Nasution mangaku tidak tidak ada masalah dengan kasus dugaan yang dituduhkan terhadapnya karena ia menganggap hal itu merupakan wewenang pihak kepolisian.

“Tidak ada masalah, itu hak petugas,” kata Azwar, ketika dihubungi StArtNews, Selasa (9/3) malam.

Sebagai langkah kedepan ia mengatakan, akan terlebih dahulu melihat perkembangan kasus yang dituduhkan kepadanya terkait dugaan illegal logging.

“Saya sebagai Kepala Desa Huta Lombang, baru akan membuat langkah-langkah mau ke arah mana, apa saya di penjara kalau saya tidak bisa mempertanggung jawabkannya sesuai tuduhan terhadap diri saya,” katanya.

Kemudian ia mangaku, bahwa sebelumnya juga, ia sudah melakukan konfirmasi dengan pihak instansi terkait, seperti dari Kementerian Kehutanan dan pihak TNBG terkait kasus yang menimpanya.

“Saya sudah konfirmasi dengan kawan-kawan yang dari Kementerian Kehutanan & TNBG Muara Batanggadis,” sebutnya.

Bahkan kata Azwar, seminggu yang lalu TNBG mengadakan acara makan bersama dengan masyarakat Desa Huta Lombang dan memantau situasi lingkungan di desanya, termasuk lokasi hutan yang berada di Puncak Sorik Marapi.

“Mereka (TNBG-red) tetap memonitor keadaan di lingkungan desa kita tentang keberadaan hutan di Puncak Sorik Marapi bersama pemerintah Desa Hutalombang,” katanya.

Reporter: Hasmar Lubis
Editor: Roy Adam

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi