menu Home chevron_right
Berita Madina

Jelang Idul Adha, Pemkab Madina Kejar Target Kekurangan Hewan Kurban

Redaksi | 26 Mei 2026

Pemkab Madina masih mengejar target 21 ekor hewan kurban untuk Idul Adha 1447 H. Saat ini baru 18 ekor yang siap disalurkan ke desa-desa minim kurban.

Panyabungan, StartNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) masih berupaya mengejar target penyaluran 21 ekor hewan kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah. Saat ini baru 18 ekor yang siap didistribusikan ke desa-desa yang membutuhkan.

Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan jumlah hewan kurban yang terkumpul saat ini terdiri dari 14 ekor sapi dan empat ekor kambing. Dia mengakui jumlah itu masih di bawah target awal.

Untuk menutup kekurangan tersebut, panitia yang ditunjuk saat ini gencar membangun koordinasi dengan berbagai pihak eksternal agar target semula dapat terpenuhi sebelum hari raya Idul Adha tiba.

“Kami berharap target 21 ekor tercapai, sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat menikmati kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah,” ujar Saipullah Nasution di halaman Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan, Senin (25/5/2026).

Saipullah menjelaskan, seluruh hewan kurban yang ada akan dikirimkan secara utuh ke desa-desa yang telah ditetapkan. Proses penyembelihan dan pembagian daging kurban nantinya diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat setempat agar berjalan sesuai dengan syariat Islam.

Dari total hewan itu, Pemkab Madina juga mengalokasikan empat ekor kambing khusus untuk wilayah Kecamatan Panyabungan Timur, seperti Desa Aek Nabara, Banjar Lancat, dan kemungkinan besar Desa Hutatinggi.

Lebih lanjut, Saipullah berharap momen Idul Adha tahun ini tidak sekadar menjadi kegiatan ritual tahunan, melainkan menjadi momentum introspeksi diri dan refleksi bagi masyarakat. Dia berharap momen hari raya ini mampu mendongkrak semangat kepedulian dan solidaritas antar sesama di Madina.

“Di momen Idul Adha ini kita diajak untuk saling berbagi. Semoga semangat gotong-royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat,” tambah Saipullah.

Sementara ketua panitia kurban, Bahruddin Jualiadi mengatakan fokus distribusi kali ini adalah wilayah-wilayah yang mencatatkan jumlah kurban yang minim. Dengan demikian, dia berharap ada pemerataan konsumsi daging kurban di seluruh pelosok daerah.

Menurut Bahruddin, proses pengiriman hewan kurban ke desa-desa penerima manfaat yang dinilai kekurangan tersebut sudah dimulai sejak Senin (25/5/2026) malam.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play