menu Home chevron_right
Berita MadinaBerita SumutStart News

Jokowi di Stop Ratusan Pelajar di Jalan Menuju Penginapan

Ade | 24 Maret 2017

Panyabungan. StArtNewsDi Jalur tengah Lintas Sumatera desa Aek Godang tepatnya jalur yang dilewati Presiden Joko Widodo Ratusan Siswa menahan laju iring-iringan kendaraan Rombongan Presiden. Akibatnya membuat Pasukan Pengaman Presiden atau Paspampres kelabakan karena kendaraan yang ditumpangi Presiden terpaksa berhenti.

Mobil iring-iringan Presiden Joko Widodo pun terpaksa menurunkan laju kendaraan, Jokowi membuka jendela mobil yang ditumpanginya dan menyalami para  siswa yang memang sejak siang tadi sudah berada di pinggir jalan menunggu dan menyambut kedatangan.

Presiden menyempatkan diri membagi-bagikan buku pada para siswa dan warga yang menyambut nya.

Lebih kurang sejauh 500 meter kendaraan iring-iringan Jokowi berjalan pelan menuju Hotel Rindang dimana beliau akan beristirahat sebelum melaksanakan kegiatan besok di Pondok Pesantren Purba Baru.

Dikabarkan di dalam rombongan iring-iringan Presiden ada sejumlah Menteri Kabinet yang mendampingi beliau ke Mandailing Natal.

Selain menteri,  ada Gubernur Sumatera Utara T. Ery Nuradi,  Kapoldasu, kemudian Panglima Kostrad dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Dalam agenda, Presiden dijadwalkan besok Sabtu akan menghadiri Silaturahmi Nasional,  seterusnya melakukan peletakan batu pertama pendirian Asrama Putri Ponpes Musthafawiayah dan sekaligus akan berdialog dengan santri. Kemudian Presiden Jokowi juga akan mengunjungi Taman Raja Batu dan Tapian Siri siri Syariah dalam agenda penyerahan Kartu Indonesia Pintar.

Usai acara di Mandailing Natal,  presiden dikabarkan akan bertolak menuju Tapanuli Selatan dalam agenda pertemuan dengan tokoh dan ulama sekaligus makan siang bersama.

Repoter : Hanapi Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Ade

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



Pilihan Redaksi

Jamaah Umrah Ditelantarkan, Leader Travel SAH Dukung Keluarga Korban Lapor ke Polres Madina
Redaksi | 19 Agustus 2026
Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play