Kadiskes: Biaya Pasien PDP dan Positif Corona Ditanggung Pemerintah, APD Sudah Tersalurkan

Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal dr.Syarifuddin Nasution

Panyabunga.StArtNews-Terkait penanganan pasien, masyarakat kata Kadiskes dr. Syarifuddin Nasution diminta jangan waswas. Pemerintah akan menanggung semua biaya perawatan pasien yang berstatus PDP atau Pasien Dalam Perawatan. Demikian juga dengan pasien positif.

Sesuai SOP jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal, dr. Syarifuddin pada StArtNews (9/4), pasien PDP dengan gejalan ringan masih ditangani di RSU Panyabungan. Sementara apabila gejala klinis sudah parahakan dirujuk langsung ke rumah sakit rujukan yang telah ditentukan.

Selain itu, guna menunjang Satandar Operasional atau SOP penanganan Virus Covid-19, dana Tanggap Darurat Pemda Mandailing Natal, melalui Dinas Kesehatan telah menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) seperti baju, topi, masker, sarung tangan serta sepatu ke seluruh puskesmas di Mandailing Natal. Selain APD, alat penyemprot dan bahannya juga diserahkan .

“Baru kemarin masuk APD dan kelengkapan lain dalam penanganan Virus Covid 19 ini, dan sudah kita salurkan, sumber dananya dari Dana Tanggap Darurat,” jelas Kadis Kesehatan.

Dijelaskannya, selain untuk Puskesmas, Dinask Kesehatan juga menyerahkan APD dan kelengkapan lainnya ke Pos Penjaga Perbatasan. Bahkan alkes yang diserahkan lebih dari target yang dibutuhkan Posko.

Tidak hanya itu, polri dan TNI serta instansi terkait juga mendapat alkes sesuai kebutuhan.

“Yang belum tersalur rapid test Corona, alasannya sejak dipesan 2 minggu yang lalu sampai hari ini barang nya belum ready. Tetapi kabar terakhir, barang yang sudah kita order hari ini sudah dalam perjalanan sebanyak 160 buah,” ungkap Kadis Kesehatan.

Tim Redaksi StArtNews

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi