Hak Cipta @Redaksi

Ketua NU Sumut Memilih Mendokan Kadernya Jadi Wakil Gubernur Daripada Ketua Timses

Medan, StArtNews- Mundurnya Ayahanda Afifuddin Lubis Sebagai ketua Tim Pemenangan ERAMAS menunjukkan bahwa ber NU secara khittah adalah Kewajiban.

Disampaikan Julfian Harahap Sekretaris Wilayah Anak Muda Indonesia kepada StArtNews Kamis 8/2 di Medan Bahwa NU Harus Kembali ke Khittah terhusus PWNU Sumut dan PC NU Se Sumatera Utara.

Khittah itu Menunjukkan Bahwa Semua Kandidat Gubernur Sumut Bukan dari Nahdlatul Ulama Sumatera Utara.

Edy – Ijek bukan dari PWNU Sumut, Djarot – Sihar Bukan dari PWNU SUmut dan JR – Ance juga bukan dari PWNU Sumut. Tapi Ance adalah Bagian dari Nahdlatul Ulama Sumatera Utara.

Secara Kelembagaan Ance adalah Kader NU tulen sudah banyak mengabdi di NU mulai dari Tingkat Pelajar Aktif di IPNU di Mahasiswa Aktif di PMII dan Untuk Kepemudaan Beliau juga sudah Aktif di GP ANSOR bahwa sampai saat ini beliau adalah Penasehat GP Ansor Sumatera Utara dan Juga Penasehat di PWNU Sumut, dari itu bahwa Ance adalah Juz un Min Nahdlatul Ulama/Bagian dari NU Sumatera Utara. Seperti Halanya Beliau adalah Ketua DPW PKB Sumatera Utara yang secara khittah bahwa PKB adalah tempat Gerakan Kader NU untuk Melakukan Politik Praktik. Kata Julpian Harahap yang juga Mantan Sekretaris PC PMII Medan.

Kita meyakini khittah ini lah yg Mendorong Afifuddin Lubis untuk mundur dari ketua TIM Pemenangan ERAMAS.

Afiffuddin Lubis Lebih akan mendoakaan  Penuh kader NU Sumut, selamat datang kembali Ayahanda Afifuddin Lubis Ke pangkuan Kader NU Sumut.

Reporter : Sakban Azhari Lubis

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...