Markas Partai Republik Dilempar Bom, Ada Tulisan ‘Nazi’ di Tembok

Markas Partai Republik Dilempar Bom, Ada Tulisan ‘Nazi’ di Tembok
Kantor Partai Republik di North Carolina dilempar bom tangan dan terbakar. Tak hanya itu, di gedung dekatnya terdapat tulisan “Nazi Republikan” dan “tinggalkan kota”. Insiden terjadi pada Sabtu, 15 Oktober 2016 malam, waktu setempat.
Dikutip dari NBCNews, Senin (17/10/2016), otoritas Hillsborough mengatakan tak ada orang yang terluka atas insiden yang menimpa markas Partai Republik untuk wilayah Orange County.
Sebuah botol yang mengandung bahan bakar dilempar ke arah kaca depan kantor pusat Partai Republik itu. Akibatnya terjadi ledakan yang juga membakar sejumlah furnitur dan barang-barang di dalamnya. Api padam karena sistem otomatis pemadaman di kantor tersebut.
Sementara itu, di tembok dekat markas tersebut terdapat coretan grafiti bertuliskan ‘Nazi Republicans, Leave Town or Else’ dengan lambang swastika di dekatnya.
Seorang pebisnis yang memiliki kantor dekat markas Republik menemukan kerusakan itu pada Minggu, 16 Oktober pagi.
“Aksi menyebalkan itu sudah keterlaluan karena sampai merusak properti,” kata Wali Kota Hillsborough, Tom Stevens. Dalam pernyataannya ia mengatakan, “Insiden itu jelas mengancam keamanan komunitas karena kebakaran bisa saja meluas. Dan mencoret-coret dinding dengan pesan kebencian merusak kehormatan dan kesatuan warga sipil.”
Saya percaya saya berbicara atas nama seluruh warga Hillsborough. Aksi seperti itu tidak akan dimaafkan oleh kami,” lanjut pernyataan wali kota.
Juru bicara Partai Republik di North Carolina, Emily Weeks, mengatakan kepada NBCNews bahwa kantor tersebut tidak bisa lagi digunakan. Seluruh material termasuk catatan surat suara kemungkinan juga rusak.
Ia mengatakan, sebelumnya markas Grand Old Party (GOP) tersebut tidak pernah mendapatkan ancaman.
Dalam sebuah pernyataan, eksekutif Partai Republik Dallas Woodhouse menyebut insiden itu merupakan kejahatan kebencian dan mengatakan bahwa “semua orang Amerika harus marah” dengan “serangan kekerasan terhadap demokrasi kita.
Sumber           :liputan6.com
Editor             : Hendra Ray

Comments
This post currently has no comments.