Ma’ruf Amin: Tugas Nahdlatul Ulama Semakin Berat Karena Banyak Paham Lain

StArtNews,Panyabungan – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin berharap Nahdlatul Ulama (NU) konsisten menyebarkan Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja).

Ma’ruf Amin lewat akun Instagram @kyai_marufamin menuliskan Saat ini, tugas tersebut semakin berat seiring berkembangnya paham-paham keagamaan yang lain. Karena itu, mengawal Ahlussunnah Wal Jamaah pada masa sekarang menjadi sangat penting.

Ma’ruf berharap NU juga memegang teguh amanah kebangsaan. Sebab, kata dia, NU merupakan Jamiyah Dinniyah Islamiyah. “Para ulama dari dulu hingga sekarang selalu konsisten mengembangkan misi bagaimana membangun Islam damai dalam bingkai NKRI,” tutur Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU lahir 95 tahun silam, tepatnya tanggal 31 Januari 1926. Pendirian NU digagas para kiai ternama dari Jawa Timur, Madura, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, yang menggelar pertemuan di kediaman KH Wahab Chasbullah di Surabaya. Salah satu pemrakarsanya adalah KH Hasyim Asy’ari.

Dikutip dari laman nu.or.id, NU awalnya dibentuk untuk merespons kondisi rakyat yang sedang terjajah, problem keagamaan, dan problem sosial di tanah air saat itu. Selain itu, juga mempertahankan warisan-warisan kebudayaan dan peradaban Islam yang telah diperjuangkan oleh Nabi Muhammad dan para sahabatnya.

Dalam perjalanan riwayatnya, Nahdlatul Ulama berkembang pesat dan amat terjaga secara tradisional hingga saat ini telah berhasil memberikan sumbangsih terhadap kehidupan beragama yang ramah di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.

Sumber: Tempo.com

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi