Paviliun Tapsel Panen Cuan di PRSU Lewat Produk UMKM Ramah Kantong
Medan, StartNews – Paviliun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) mencetak transaksi hingga Rp30 juta pada hari kedua Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Gelanggang PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan. Paviliun Tapsel sengaja menonjolkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan harga yang ramah di kantong pengunjung.
Sejak malam pembukaan, arus kunjungan ke paviliun ini terbilang masif. Tercatat sekitar 3.000 orang yang memadati area pameran Tapsel. Jumlah itu bertambah 2.000 orang lagi saat malam pagelaran seni dan budaya Tapsel. Penjualan produk lokal pun melonjak dari antusiasme tersebut.
Kabag Perekonomian dan SDA Tapsel selaku penanggung jawab paviliun, Nur Aini Dewi, mengatakan daya tarik utama yang membuat omzet melejit adalah kurasi produk yang tepat dan harga yang merakyat. Produk andalan seperti tenun khas Tapanuli Selatan bersanding dengan camilan tradisional yang banyak diburu masyarakat.
“Dari malam pembukaan PRSU sudah ada 3.000 orang yang mengunjungi paviliun kita. Di malam pagelaran seni dan budaya Tapsel, ada 2.000 orang. Dari kunjungan itu, transaksi mencapai Rp30 juta,” kata Nur Aini di Medan, Senin (6/7/2026).
Nur Aini mengatakan selain tenun, produk olahan makanan seperti keripik, dodol atau alame, dan gula merah menjadi komoditas yang paling banyak dilirik. Mengingat pameran tahunan ini baru berjalan dua hari, dia optimistis angka perputaran uang di Paviliun Pemkab Tapsel akan terus naik secara signifikan.
Langkah Pemkab Tapsel mendorong sektor riil ini sejalan dengan misi daerah untuk menjadikan PRSU sebagai etalase investasi dan ekonomi kreatif. Event berskala provinsi ini dinilai menjadi momentum emas bagi kebangkitan produk lokal.
Sebelumnya, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu mengatakan kehadiran paviliun ini bukan sekadar partisipasi formalitas, melainkan panggung untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha di daerahnya.
Reporter: Lily Lubis

Comments
This post currently has no comments.