Pemeriksaan Suhu Tubuh Warnai Hari Pertama Masuk Pesantren di Madina

Foto: Pengukuran Suhu Tubuh Santri pada Hari Pertama Sekolah.

Panyabungan, StArtnews-Pemeriksaan suhu tubuh santri mewarnai hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2020/2021 di semua Pondok Pesantren di Mandailing Natal, Senin (13/7).

Selain pengecekan suhu tubuh, para santri juga diarahkan untuk mengikuti protokol Covid-19, mulai dari pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Pantauan StArtnews beberapa hari terakhir, semua Pesantren di Mandailing Natal sudah menyiapkan posko penerimaan santri baru. Dinas Kesehatan atau Puskesmas setempat sudah siap siaga di pondok pesantren melaksanakan pengukuran suhu tubuh kepada santri yang baru masuk. Seperti di Musthafawiyah Purba Baru dan Abinnur Islami Mompang Jae, pengukuran suhu tubuh dilaksanakan tanggal 8 Juli lalu.

Sedangkan di Pesantren Darul Tarbiyah Islamiyah Jambur Padang Matinggi, Al Mandili Kampung Padang dan Pesantren Al Bi’t Satil Islamiyah tanggal 12 Juli. Untuk Pesantren Roihanul Jannah, Darul Hadis Siabu, Darul Ikhlas, Darul Azhar Muara Sipongi dan Ponpes Subulussalam dilaksanakan tanggal 13 Juli.

Esmin Pulungan, S.Ag, Pimpinan Pondok Pesantren Subulussalam Sayurmaincat, Kotanopan yang dijumpai mengatakan pengukuran suhu tubuh bagi santri ini merupakan tindak lanjut dari hasil musyawarah antara Pemkab dan Kemenag Madina serta pimpinan Pondok Pesantren se-Mandailing Natal.

Selain itu, untuk melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan yang dianjurkan Pemerintah.

Dikatakannya, pihak Pesantren telah berupaya semaksimal mungkin untuk mempersiapkan segala sesuatunya sesuai dengan protokol Covid-19.

Tes suhu tubuh yang dilaksanakan kepada semua santri ini berjalan tertib dan baik. Sedangkan fasilitas untuk tes tubuh ini disiapkan Pondok Pesantren dan Puskesmas Kotanopan.

Sesuai dengan keputusan Pemkab dan Kementerian Agama Kab. Mandailing Natal serta pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Mandiling Natal santri kembali mulai sekolah tanggal 13 Juli 2020.

Kepada semua Pondok Pesantren yang mulai sekolah, Pemkab Madina melalui Gugus Covid meminta agar kedatangan santri dan proses belajar mengajar harus sesuai dengan peraturan protokol Covid-19.

Reporter: Lokot Husda

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi