Permintaan Kemiri dari Madina Terus Bergerak Naik

Para pekerja pengupas kemiri terjadi peningkatan permintaan dari Madina.

Panyabungan, StArtNews- Permintaan Kemiri Kupas dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus meningkat, jika dibanding dengan tahun yang lewat.

Demikian disampaikan Arman Sink seorang pengepul Kemiri, Kulit Manis, Kopi Arabika dan komoditi lainnya kepada Reporter StArtNews, Senin (12/3).

Arman mengatakan untuk tahun 2017 permintaan dari eksportir baru mencapai 4 sampai 5 ton per bulan. Sementara tahun 2018 terus naik sampai terakhir 15 ton/bulan.

“Dalam beberapa bulan terakhir permintaan naik antara 10 hingga 15 ton/bulan dengan harga untuk kemiri kupas super bahan ekspor Rp.30.000/kg, kupas 2 harga Rp. 28.000/kg pecah 3 Rp.15.000/kg untuk kemiri pecah banyak Rp.5.000/kg,” ujarnya.

Arman menjelaskan ampas dari kemiri juga laku dengan harga Rp.500/kg semunya dikirim ke Medan dan selanjutnya akan dikirim ke luar negeri.

Sementara Arman mempekerjakan warga sekitar rumahnya menjadi pekerja pengupas, menjemur kemiri sebelum dikirim. “Kita sebisa mungkin dilibatkan tetangga sebagai pekerja mereka bisa menerima gaji Rp.50.000/ hari, ini hanya sebagai pekerjaan tambahan bagi mereka,” katanya.

Reporter :  Z Ray

Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...

Hak Cipta @Redaksi