menu Home chevron_right
Berita Sumut

PLN Sumut Tuntaskan Pemulihan 540 Penyulang Pasca-gangguan Interkoneksi Sumatera

Redaksi | 25 Mei 2026

Polsek Batang Angkola membongkar modus baru peredaran sabu di Tapsel. Seorang pengangguran berinisial RH (30) memanfaatkan warung es tebu pinggir jalan sebagai lokasi transaksi sebelum akhirnya diringkus polisi.

Tapsel, StartNews – Anggota Polsek Batang Angkola meringkus pria pengangguran berinisial RH (30) yang memanfaatkan area warung es tebu pinggir jalan sebagai tempat bertransaksi sabu di Kelurahan Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

RH ditangkap polisi pada Rabu (20/5/2026) sore. Polisi yang sedang melakukan penyelidikan di sekitar lokasi curiga melihat RH sedang duduk di depan gerobak penjual es tebu menunjukkan gerak-gerik yang tidak wajar saat melihat kedatangan polisi.

Kapolsek Batang Angkola Kompol R. Triharjanto mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat yang resah dengan maraknya peredaran narkoba di Kelurahan Bintuju.

Tersangka sempat mencoba kabur saat menyadari kehadiran polisi di sekitar tempat penjualan es tebu itu. “Ketika hendak diamankan, yang bersangkutan berupaya melarikan diri, tapi berhasil diamankan petugas,” ujar Kompol R. Triharjanto.

Setelah melumpuhkan tersangka, polisi menginterogasi RH di tempat. RH tidak berkutik dan menunjukkan tempat penyimpanan barang haram tersebut di dalam tas sandang warna hitam yang tergantung di sepeda motor KLX warna kuning miliknya.

Dari dalam tas itu, polisi menyita tiga bungkus plastik klip berisi sabu, satu unit timbangan elektrik, satu bungkus plastik klip kosong, uang tunai Rp150 ribu, serta satu unit telepon genggam.

Di tempat terpisah, Kasat Resnarkoba AKP Philip Antonio Purba mengatakan pihaknya kini mengambil alih pengembangan kasus itu untuk memburu pemasok utama di atas RH. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengandalkan sistem konsinyasi atau bayar di belakang setelah barang dagangannya habis terjual.

“Menurut pengakuan pelaku barang tersebut dibeli dari seseorang warga Desa Silaiya berinisial Z dengan sistem pembayaran setelah habis terjual, maka kasus ini masih terus kami dalami,” kata AKP Philip.

Reporter: Lily Lubis

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play