menu Home chevron_right
Berita Madina

Aktivitas Meningkat, Sorik Marapi Diguncang Dua Kali Gempa Terasa Skala V MMI

Redaksi | 19 Mei 2026

Gunung Sorik Marapi di Madina diguncang dua kali gempa terasa hingga skala V MMI dengan amplitudo mencapai 43 mm. Masyarakat diimbau menjauhi radius bahaya 1.500 meter dari kawah utama.

Panyabungan, StartNews –Gunung Api Sorik Marapi yang terletak di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, diguncang dua kali gempa terasa dengan skala intensitas IV hingga V MMI (Modified Mercalli Intensity) pada Senin (18/5/2026) malam.

Berdasarkan laporan pengamatan kegempaan terbaru, aktivitas tektonik ini tercatat memiliki amplitudo maksimal mencapai 43 mm, dengan rentang waktu S-P antara 8 hingga 22 detik, serta durasi gempa yang berlangsung cukup lama, sekitar 25 hingga 69 detik.

Selain gempa terasa, pos pengamatan juga merekam aktivitas vulkanik yang cukup intensif di dalam perut gunung. Tercatat 59 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2-43 mm, dua kali gempa Tektonik Lokal, serta satu kali gempa Tektonik Jauh.

Secara visual, gunung api saat ini terlihat jelas hingga tertutup kabut, dengan asap kawah utama berwarna putih berintensitas tipis yang membubung setinggi 20 hingga 26 meter dari atas puncak.

Pihak berwewenang mengeluarkan rekomendasi ketat demi keselamatan masyarakat setempat dan para wisatawan yang berada di sekitar kawasan tersebut. Warga dilarang keras mendekati atau melakukan aktivitas di dalam radius berbahaya guna mengantisipasi peningkatan aktivitas vulkanik yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak memasuki wilayah radius 1.500 meter dari pusat kawah utama atau puncak Gunung Sorik Marapi,” tulis petugas pengamat dalam laporan tertulisnya.

Petugas pengamat juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari area kawah-kawah aktif spesifik di sekitar kaki gunung seperti Kawah Sibangor Tonga dan Kawah Sibangor Julu. Larangan ini dikeluarkan untuk menghindari potensi bahaya dari semburan lumpur panas atau paparan gas beracun yang dapat keluar secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.

Pemerintah daerah setempat diimbau senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau langsung menghubungi Pos Pengamatan Gunung Sorik Marapi di Desa Sibangor Tonga.

Di sisi lain, masyarakat diminta tetap tenang, menjaga suasana kondusif, serta tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait kondisi gunung api tersebut.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play