Pria Bejat Ini Sandera Motor dan Cabuli Remaja di Padangsidimpuan
Polres Padangsidimpuan menangkap ITS (36), tersangka pencabulan anak di bawah umur yang menggunakan modus menyandera sepeda motor dan ponsel milik korban.
Padangsidimpuan, StartNews – Polres Padangsidimpuan menangkap seorang pria berinisial ITS alias B (36) yang mencabuli remaja berusia 14 tahun dan membawa kabur sepeda motor serta ponsel milik korban di sebuah bangunan kosong di Partapean, Desa Pudun Jae, Kota Padangsidimpuan.
Aksi keji warga Jalan Imam Bonjol itu terungkap setelah korban yang sempat hilang sejak akhir April akhirnya ditemukan oleh ayah kandungnya di sebuah warung internet di Kelurahan Wek II pada Minggu (9/5/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka memanfaatkan kepemilikan barang berharga korban sebagai alat intimidasi agar korban menuruti nafsu bejatnya. Selama tiga hari disekap di lokasi terisolasi, korban dipaksa melayani tersangka sebanyak tiga kali di bawah ancaman bahwa sepeda motor Honda Beat dan ponselnya tidak akan dikembalikan, serta diancam akan ditinggalkan sendirian di tempat sepi.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna menjelaskan, kasus itu menjadi perhatian serius karena tersangka secara sengaja memanfaatkan kepemilikan aset korban untuk melakukan pemerasan psikologis dan kekerasan seksual.
“Di lokasi terisolasi tersebut, tersangka melancarkan aksi bejatnya dengan mengancam tidak akan mengembalikan sepeda motor Honda Beat dan ponsel milik korban, serta mengancam akan meninggalkannya di tempat sepi jika korban menolak melayani nafsu bejat pelaku,” kata AKBP Wira Prayatna.
Berdasarkan hasil penyelidikan, analisis tempat kejadian perkara, dan keterangan sejumlah saksi, Tim Resmob Satreskrim Polres Padangsidimpuan yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Hasiholan Naibaho mengendus keberadaan pelaku.
Polisi mengepung lokasi persembunyian ITS di Desa Sipakko, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapsel, Jumat (15/5/2026). Tersangka mengakui perbuatan cabul serta pencurian yang disangkakan kepadanya saat diinterogasi di lapangan.
Reporter: Lily Lubis

Comments
This post currently has no comments.