menu Home chevron_right
Berita Sumut

Begini Jurus Pemprov Sumut Hadapi Ancaman Kekeringan El Nino

Redaksi | 21 Mei 2026

Pemprov Sumut mengerahkan enam Brigade Proteksi Tanaman dan mengoptimalkan 2.500 pompa air untuk mengamankan produksi pangan dari ancaman kekeringan El Nino.

Medan, StartNews – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengerahkan enam unit Brigade Proteksi Tanaman dan mengoptimalkan fungsi ribuan pompa air sebagai langkah mengantisipasi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino demi menjaga stabilitas produksi pangan daerah.

Langkah taktis itu diambil menyusul adanya peringatan dini dari Kementerian Pertanian terkait potensi dampak kekeringan yang dapat mengancam sektor agraris.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Yusfahri Parangin-angin menjelaskan,  jajaran brigade khusus ini diposisikan layaknya satuan pemadam kebakaran yang siap siaga bergerak cepat ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

“Upaya kita, kita memiliki Brigade Proteksi Tanaman, ada enam brigade, meliputi seluruh kabupaten/kota di Sumut. Apa persiapannya? Menyiapkan pompa. Brigade ini seperti pemadam kebakaran, siap siaga. Kalau banjir mereka juga bergerak supaya tanaman tidak rusak,” ujar Yusfahri dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (20/5/2026).

Selain kesiapan personel brigade, kekuatan mitigasi Pemprov Sumut juga bertumpu pada infrastruktur pengairan yang telah didistribusikan secara masif. Sepanjang tahun 2024 hingga 2025, sebanyak 2.500 unit pompa air telah disalurkan ke berbagai daerah hilir untuk memastikan pasokan air ke lahan pertanian tetap terjaga meskipun intensitas hujan menurun drastis.

Dinas Pertanian saat ini fokus melakukan pengawasan ketat agar seluruh aset pompa tersebut berada dalam kondisi prima dan siap pakai. Melalui integrasi antara kesiapsiagaan brigade proteksi dan optimalisasi ribuan pompa air tersebut, pemerintah daerah optimistis dampak buruk El Nino dapat diredam secara signifikan.

Yusfahri menegaskan seluruh ikhtiar infrastruktur ini bermuara pada satu target utama, yaitu menjamin ketersediaan pangan di meja makan masyarakat tidak terganggu oleh anomali cuaca.

“Mudah-mudahan kita tidak jumawa, kita berharap semoga Yang Maha Kuasa meridai apa yang kita lakukan, produksi terjaga,” kata Yusfahri.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play