Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap
Kepolisian berhasil mengidentifikasi identitas sopir Bus ALS, kenek, serta kru truk tangki yang tewas dalam kecelakaan maut di Jalinsum Karang Jaya, Sumatera Selatan.
Muratara, StartNews – Aparat kepolisian berhasil mengungkap identitas sopir Bus ALS bernama Alif (44) asal Jawa Tengah dan kenek bernama Saf (50) asal Medan yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Karang Jaya, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026).
Selain korban jiwa dari pihak bus, polisi juga mengidentifikasi korban selamat, yakni seorang kenek bus bernama M. Fadli (30) asal Riau yang hanya mengalami luka goresan.
Berdasarkan data terbaru dari pihak kepolisian, pengemudi mobil tangki Seleraya yang tewas terbakar di dalam kabin diketahui bernama Yanto. Sementara penumpang yang mendampinginya teridentifikasi sebagai Martini.
Keduanya dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian karena tidak sempat menyelamatkan diri saat kobaran api menghanguskan seluruh badan kendaraan setelah dihantam Bus ALS yang keluar jalur dari arah berlawanan.
Kecelakaan hebat ini bermula ketika bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi diduga kehilangan kendali hingga masuk ke jalur kanan. Pada saat yang bersamaan, truk tangki Seleraya melintas dari arah berlawanan sehingga tabrakan “adu kambing” tidak terelakkan dan memicu ledakan besar yang menghanguskan bus, truk, serta satu unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi.
Kondisi jenazah yang mayoritas dalam keadaan hangus membuat tim medis dan kepolisian harus bekerja ekstra dalam melakukan proses pendataan.
Sejauh ini, total korban tewas dilaporkan mencapai 16 orang. Sebagian besar penumpang bus yang identitasnya masih terus diverifikasi melalui pencocokan data manifest dan pihak keluarga.
Kasat Lantas Polres Lubuklinggad AKP M. Karim mengatakan seluruh personel di lapangan masih fokus pada proses evakuasi dan pengamanan arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat puing kendaraan yang menutup jalan.
“Iya benar ada kecelakaan, kita sekarang masih berada di lapangan,” ujar AKP M. Karim.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
Fokus utama petugas saat ini adalah menyelesaikan identifikasi sisa korban penumpang Bus ALS yang belum terdata, sembari menyelidiki penyebab pasti bus tersebut hilang kendali hingga memicu kecelakaan beruntun yang memilukan tersebut.
Reporter: Sir

Comments
This post currently has no comments.