IPNU Sumatera Utara Soroti Akses Jalan Siobon – Siurabot

IPNU Sumatera Utara Soroti Akses Jalan Siobon – Siurabot

Ketua PW IPNU Sumatera Utara, Muslim Pulungan

Panyabungan,StArtNewsBanyaknya masalah yang belum terselesaikan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, membuat beberapa OKP dan Ormas serta LSM selalu mengkritisi pemerintahan Mandailing Natal, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur dan pendidikan.

Kali ini, sorotan langsung datang dari Muslim Pulungan, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Nakhdatul Ulama (PW IPNU) Sumatera Utara dan Dewan Pembina Himpunan Mahasiswa Mandailing Natal se Jabodetabek, seputar akses jalan dari Desa Siobon Julu menuju banjar Siurabot.
Kecamatan Panyabungan, yang mana penduduknya sekitar 200 jiwa belum dapat perhatian dari pemerintah setempat.

Kondisi memprihatinkan masih tergambar dari aktifitas masyarakatnya, dimana setiap anak yang ingin mengenyam pendidikan dasar harus berjalan kaki melewati bukit dan hutan sepanjang dua setengah kilo meter agar bisa sampai ke sekolah. Hal tersebut mengakibatkan banyak anak usia sekolah dasar yang putus sekolah atau malah tidak bersekolah sama sekali. Padahal, pendidikan adalah jalan terbaik dalam meningkatkan taraf kehidupan sebuah generasi.

Ketua IPNU Sumatera Utara itu pun langsung mempertanyakan, “kemana dana desa itu, sudah tiga tahun dana desa bergulir, tapi desa tersebut masih belum ada pembangunan yang bermanfaat bagi meningkatkan perekonomian rakyat, kami meminta kepada pemerintah setempat terutama dinas yang terkait agar segera memperhatikan desa-desa yang masih jauh dari kata sejahtera”.

Muslim Pulungan juga menyampaikan bahwa akses jalan merupakan hal yang sangat penting bagi perekonomian rakyat, banyaknya kritik dan saran dari tokoh-tokoh muda di Mandailing Natal seharusnya menjadi evaluasi bagi Bupati Mandailing Natal Drs. Dahlan Hasan Nasution.

Disamping itu, dia juga akan berkomunikasi dengan Himpunan Mahasiswa Mandailing Natal dan Satgas dana desa.

“InsyaAllah kita akan berkomukasi dengan Himpunan Mahasiswa Mandailing Natal se Jabodetabek terkait dengan banyaknya keluhan dari masyarakat seputar pembangunan dan penggunaan dana desa untuk melakukan aksi damai di depan kantor KPK dan akan berkoordinasi dengan sadgas dana desa terkait dengan dugaan adanya penyelewengan dan tidak tepatnya sasaran penggunaan dana desa,” tegas Ketua IPNU Sumatera Utara itu kepada StArtNews, Rabu (01/11).

Perlu diketahui bahwa dana desa digunakan untuk membiayai pembangunan desa yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dengan prioritas penggunaan dana desa diarahkan untuk pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan desa.

Reporter: Zein Nasution
Editor : Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...