Hak Cipta @Redaksi

Nyaris Ambruk, Jembatan Gantung Penghubung 5 Desa di Kotanopan Butuh Perbaikan

Foto: Kondisi Jembatan Penghubung Lima Desa di Kecamatan Kotanopan

Kotanopan, StArtNews-Miris jika melihat kondisi jembatan gantung penghubung lima desa di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal.

Jembatan yang berada di Desa Huta Padang ini kondisinya sangat memprihatinkan.
Jembatan itu penghubung antara Desa Huta Padang, Desa Hutarimbaru, Desa Simandolam, Desa Aek Marian Muara Potan dan Desa Gunung Tua. Jembatan ini juga merupakan jalan utama yang sering digunakan warga.

Kondisi jembatan dari pantauan StartNews, papan lantai jembatan sudah lapuk dan bahkan banyak yang berlubang.

Dari penuturan warga, tak jarang keadaan Jembatan ini memakan korban baik pejalan kaki maupun pengendara yang melintas di jembatan tersebut.

“Jembatan ini sudah puluhan tahun keadaannya terus begini, papan roda dan lantai jembatan sudah lapuk bahkan sudah pada bolong-bolong. Waktu itu beberapa hari yang lalu ada seorang pengendara sepeda motor melintas di jembatan itu dia tersungkur dan beruntung dia tidak jatuh ke sungai,” kata Husni, warga Desa Huta Padang, Minggu (26/01).

Selain itu warga juga mengatakan jembatan ini merupakan salah satu akses perekonomian warga di lima desa. Dengan kondisi jembatan yang semakin hari semakin membahayakan pemerintah diharapkan warga cepat tanggap.

“Yang harus kita ketahui, jembatan gantung yang ada di Kecamatan Kotanopan ini tinggal ini satu satunya yang belum permanen. Di desa lain jembatan sudah permanen (beton-red). Kami minta agar pemerintah memperhatikan jembatan ini karena merupakan akses utama perekonomian warga,” pinta warga.

Kepala Desa Hutarimbaru yang mewakili lima desa, Rasoki Nasution mengungkapkan bahwa jembatan gantung yang menghubungkan lima desa ini sudah berkali kali diajukan pada rapat Musrembang Kecamatan.

“Bahkan di tahun 2019 kemarin juga diusulkan untuk perbaikannya, tapi entah kenapa belum juga diperbaiki. Kita tidak tahu apa kendalanya,”ujarnya.

Untuk diketahui, tidak hanya ini jembatan penyeberangan warga di lima desa. Melainkan ada jembatan penyeberangan alternatif lain yang sampai ke pusat perbelanjaan Kotanopan.

“Memang ada jembatan lain yang bisa sampai ke kota. Namun, itu jarang dilintasi oleh warga di lima desa karena jarak tempuhnya cukup lumayan jauh ketimbang melewati jembatan yang biasa digunakan warga ini. Kalau untuk perbaikan yang bersifat sementara, warga di desa ini patungan untuk membeli bahan yang perlu diganti,” katanya.

Reporter: Hasmar Lubis

Editor: Hanapi Lubis

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top
Request Lagu
Loading...