menu Home chevron_right
Berita Madina

Siasati Efisiensi, Bupati Madina Tantang ASN Lahirkan Inovasi Ekonomi

Redaksi | 3 Juli 2026

Deli Serdang, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution meminta seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak menjadikan efisiensi anggaran sebagai alasan mandeknya pembangunan, melainkan sebagai pemicu untuk melahirkan inovasi konkret berbasis potensi lokal.

Saipullah menegaskan hal itu usai menghadiri Dialog Otonomi Daerah dalam rangka HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Hall Institut Kesehatan Medistra, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (2/7/2026).

Saipullah mengatakan ketergantungan terhadap anggaran pusat harus perlahan dikurangi dengan cara mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kreativitas sektor-sektor non-konvensional.

Menurut dia, daerah tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama dalam mengelola aset. Dia mencontohkan sektor infrastruktur perhubungan dan pengelolaan lingkungan yang selama ini sering dianggap sebagai beban biaya, justru memiliki potensi besar untuk diubah menjadi sumber pendapatan baru jika dikelola secara kreatif.

Alhamdulillah, materinya sangat bagus. Saat ini pemerintah pusat mempunyai program-program strategis yang anggarannya dialokasikan ke daerah, karena itu pemerintah daerah harus melakukan inovasi dan kreativitas untuk mencari PAD,” ujar Saipullah.

Lebih lanjut, Saipullah menjelaskan dalam dialog yang menghadirkan para akademisi dan praktisi tersebut, muncul sejumlah strategi yang relevan dengan situasi ekonomi global saat ini. Salah satunya, optimalisasi operasional pelabuhan daerah agar mampu menghasilkan retribusi jasa secara maksimal.

Selain itu, transformasi pengelolaan sampah. Sampah tidak lagi sekadar dibuang, melainkan dikelola sebagai komoditas bernilai ekonomi yang sekaligus mampu menyelesaikan persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Namun, Saipullah mengingatkan seluruh potensi tersebut hanya menjadi rencana di atas kertas tanpa adanya perubahan rujukan kerja dari para birokrat di daerah. Menurut dia, langkah awal yang paling penting adalah mengubah pola pikir ASN agar lebih adaptif dan jeli melihat peluang ekonomi kreatif.

“Ini memerlukan kerja sama dan keseriusan. Yang perlu dilakukan adalah mendorong ASN untuk berinovasi dan berkreativitas dalam menggerakkan ekonomi kreatif, serta memberdayakan instansi untuk berinovasi di bidang masing-masing,” kata Saipullah.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play