menu Home chevron_right

Penambang Emas



Berita Madina

Beredar Isu Penambang Emas Tertimbun Longsor, Polisi Cek TKP di Hutabargot

Redaksi | 31 Januari 2025

Panyabungan, StartNews – Anggota Polsek Panyabungan menyambangi lokasi tambang emas di wilayah kilometer 2, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (29/1/2025). Kedatangan aparat penegak hukum (APH) ini untuk mengecek kebenaran isu yang menyebut adanya penambang yang tewas akibat tertimbun longsor. Untuk memastikan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Panyabungan mengecek […]



Berita Madina

Malam-malam Kapolres Madina Sergap Penambang Emas di Kotanopan

Redaksi | 5 Maret 2024

Kotanopan, StartNews – Sempat vakum beberapa bulan lantaran ditertibkan, aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) kembali beroperasi di Desa Saba Dolok, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Itu sebabnya, Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh segera menindak pertambangan ilegal itu. Senin (4/3/2024) malam, Kapolres bersama sejumlah anak buahnya menyambangi lokasi […]


Berita Madina

VIDEO: Warga Berhasil Evakuasi Jenazah Dua Penambang Emas Ilegal di Linggabayu

Redaksi | 20 Januari 2023

Linggabayu, StartNews – Dua penambang emas illegal yang terkubur tanah longsor di bekas lokasi pertambangan milik PT Madinah Madani Mining (M3) di Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Petugas bersama masyarakat setempat berhasil mengevakuasi jenzah kedua korban pada Jumat (20/1/2023) […]


Berita Madina

Lagi, Dua Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Linggabayu

Redaksi | 4 Oktober 2022

Linggabayu, StartNews – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menelan korban jiwa. Kali ini dua pekerja penambang emas di lokasi bekas tambang Milik PT Madinah Madani Mining (M3) tewas akibat tertimbun longsor, Senin (3/10/2022). Peristiwa itu menambah deretan jumlah korban tewas akibat pertambangan emas […]


Berita Madina

Berbahasa Mandailing, Sukhairi Minta Penambang Emas Stop Operasi di Batangnatal

Redaksi | 10 Desember 2021

Batangnatal, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Ja’far Sukhairi menasehati para pekerja tambang emas liar yang menggunakan alat berat di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Batangnatal dan Linggabayu, Jumat (10/12/2021). Mengunakan bahasa Mandailing, Sukhairi meminta para pekerja tambang menghentikan aktivitasnya karena telah merusak lingkungan dan ekosistem sungai. Menurut Sukhairi, […]


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang

Pilihan Redaksi

Panyabungan, StartNews— Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mandailing Natal (Kemenhaj Madina) Ahmad Zainul Khobir membantah kabar yang menyebutkan pemerintah akan menanggung atau mengembalikan dana puluhan jamaah umrah yang gagal berangkat ke Tanah        Suci. Sebanyak 30 jamaah asal Mandailing Natal (Madina) saat ini dievakuasi ke Asrama Haji Medan akibat ditinggalkan pimpinan agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) di area Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Beredarnya informasi di kalangan keluarga korban yang mengklaim Kemenhaj akan menalangi dana jamaah umrah langsung dibantah Kepala Kantor Kemenhaj Madina Ahmad Zainul Khobir, Rabu (19/8/2026). Khobir menegaskan instansinya tidak memiliki kewajiban finansial atas insiden tersebut, karena agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH) beroperasi secara ilegal dan keberangkatan jamaah dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah daerah. Khobir mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini setelah para jamaah terlantar di Medan dan kesulitan menghubungi penanggung jawab travel yang bernama Alwi Batubara sejak pukul dua dini hari. Dia memastikan institusinya tidak pernah menerima laporan pendaftaran dari agen travel SAH. “Kementerian Haji tidak ada terkait dana kepada mereka. Karena pada intinya, yang berangkat mereka dari Kabupaten Mandailing Natal, dari Kementerian Haji dan Umrah tidak tahu-menahu dan mereka tidak melaporkan ke kita. Di Mandailing Natal sampai sekarang travel umrah belum ada yang melapor kepada kita. Siapa dia, travel dari mana, kita enggak tahu,” ungkap Khobir. Meski menolak bertanggung jawab secara material, Kantor Kemenhaj Madina bersama Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara tetap memberikan pendampingan atas asas kemanusiaan dan perlindungan warga. Langkah mediasi telah dilakukan dengan mendatangi kediaman orangtua dan adik Alwi Batubara di Jalan Bhakti ABRI Panyabungan untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, pihak keluarga mengaku putus kontak dengan Alwi Batubara. Saat ini, nasib 30 jamaah umrah tersebut berada di bawah pemantauan Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara yang terus mengupayakan jalan keluar terbaik. Khobir menjelaskan, apabila mediasi dengan leader atau pihak ketiga dari agen travel SAH menemui jalan buntu dan tidak ada yang bersedia memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci, opsi terakhir yang disiapkan Kanwil Kemenhaj Sumut adalah mengevakuasi seluruh jamaah ke Asrama Haji Medan sebelum dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Madina. Reporter: Sir
Redaksi | 19 Agustus 2026
Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal
Redaksi | 19 Agustus 2026
Polda Sumut Tangkap Dua Kurir 27 Kg Sabu dari Aceh ke Tangerang
Redaksi | 19 Agustus 2026
Catut Bayi Meningitis di RSUD Pandan via QRIS, Orangtua Tempuh Jalur Hukum
Redaksi | 19 Agustus 2026
Pengedar Sabu Bermodal HT Diringkus, Polres Tapteng Buru Pemasok Utama
Redaksi | 19 Agustus 2026
  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play