menu Home chevron_right
Berita Sumut

Pemprov Sumut Tawarkan Lahan Baru untuk Pengembangan Kawasan Industri

Redaksi | 30 Juni 2026

Medan, StartNews – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menawarkan aset lahan potensial kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memacu percepatan investasi dan perluasan kawasan industri di provinsi ini. Langkah ini sebagai upaya Pemprov Sumut mengejar target kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,7 persen hingga 7,1 persen.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan komitmen itu saat menerima audiensi jajaran Danareksa dan PT Kawasan Industri Medan di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, Senin (29/6/2026).

Bobby menyatakan pihaknya tengah melakukan pembenahan internal dan evaluasi terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mampu mengelola aset secara maksimal dan profesional saat bersinergi dengan pusat.

“Kami terus mengevaluasi BUMD kami agar bisa memaksimalkan sumber daya yang kami miliki, memaksimalkan aset dan terus meningkatkan profesional dan akan semakin kuat saat berkolaborasi dengan BUMN dan pemerintah pusat,” ujar Bobby Nasution.

Menurut Bobby, penyediaan lahan siap pakai ini menjadi karpet merah bagi para investor guna menciptakan efek domino berupa lapangan kerja baru serta peningkatan aktivitas ekonomi yang langsung menyentuh masyarakat.

Pemprov Sumut berharap seluruh rencana perluasan sentra ekonomi ini tidak mandek di atas kertas dan dapat segera diimplementasikan dalam waktu dekat.

Merespons tawaran tersebut, Direktur Utama Danareksa Ngurah Wirawan menyambut langkah Pemprov Sumut dan mengaku telah menyiapkan cetak biru pengembangan kawasan.

Pihaknya berencana menerapkan dua metode perluasan industri yang adaptif terhadap ketersediaan ruang, yakni pengembangan secara vertikal di area perkotaan yang padat serta pengembangan horizontal untuk kawasan yang masih memiliki lahan luas.

“Kami tentu siap untuk bekerja sama dan sudah menyiapkan beberapa langkah menindaklanjuti tawaran Pemprov Sumut terkait pengembangan industri baru, misalnya pengembangan industri secara vertikal di perkotaan dan horizontal di kawasan yang masih memiliki area,” kata Ngurah Wirawan.

Pertemuan itu juga dihadiri Direktur Umum Danareksa Andi Seto, Komisaris PT KIM Kahfi Aulia, Direktur PT KIM Daly Mulyana, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah terkait yang akan mengawal regulasi tata ruang dan perizinan kedepan.

Reporter: Sir

Komentar Anda

komentar

Written by Redaksi

Comments

This post currently has no comments.

Leave a Reply


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


  • Acara Saat Ini
  • Acara Akan Datang



  • play_circle_filled

    Streaming StArt 102.6 FM Panyabungan

play_arrow skip_previous skip_next volume_down
playlist_play